Tentang Hipnotis ?

Ada dua jenis hipnotis :

  1. Hetero-hipnotis : Pemunculan kondisi hipnotik dalam diri subjek oleh orang lain (penghipnotis-seseorang yang disebut “operator”).
  2. Autohipnotis atau swa-hipnotis : Pemunculan kondisi hipnotis oleh diri sendiri.

Apa yang dimaksud dengan “kondisi hipnotik”?

Kondisi hipnotik adalah suatu keadaan yang agak mirip dengan tidur. Hipnotis dan tidur tidak sama persis. Dalam kondisi hipnotik pelbagai refleks dihadirkan. Dalam kondisi tidur yang alami, refleks refleks dihilangkan atau mangkir.

Kondisi hipnotik mungkin sebanding dengan kondisi seperti tidur. Pribadi yang berada dalam kondisi hipnotik asyik dengan dirinya sendiri (self absorbed) seolah olah berada dalam kondisi fantasi.

Kondisi hipnotik juga biasanya dikaitkan dengan kondisi mangkirnya akal budi atau kondisi disosiasi kesadaran dimana subjek secara parsial tidak menyadari realitas yang ada di hadapannya. Sebenarnya, subjek sepenuhnya menyadari apa yang sedang terjadi dan sangat waspada.

Bagaimana dan mengapa hipotis berhasil ?

Hipnotis dimungkinkan terjadi karena semua manusia pada dasarnya mudah diberi sugesti.

Sumber : Hipnotis, Frank S. Caprio, M.D., 2007.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/