Takut?

Hampir semua orang pernah merasa takut dalam hidupnya, entah itu takut digigit anjing, dimarahi oleh orang tua, takut dibully teman di sekolah, takut tidak naik kelas, takut dihukum oleh guru, takut hantu dll.

Saat sumber bahaya atau ancaman mendekat ke kita, mekanisme pertahanan diri kita secara otomatis aktif dalam bentuk perasaan tegang, cemas, panik, gemetar, bulu kuduk berdiri dan tidak jarang disertai dorongan untuk menghindar, menjauh atau melarikan diri.

Sejauh sumber bahaya atau ancaman jelas misal takut pada hewan berbisa atau binatang buas, takut ditodong pisau atau pistol, takut dipukul atau dikeroyok maka ketakutan tersebut adalah wajar, namun jika rasa takut muncul dengan sendirinya tanpa ada penyebabnya, sering muncul dan tidak terkendali, sebaiknya segera diterapi karena berpotensi mengganggu produktifitas kita.

Saat serangan takut datang, maka yang harus disadari pertama kali adalah rasa takut tersebut bukanlah musuh kita, melainkan hanya sinyal (alarm) tubuh yang sedang mengingatkan kita tentang adanya bahaya atau ancaman.

Lalu lakukan identifikasi terhadap sumber bahaya atau ancaman, jika sumber ancaman jelas dan berasal dari luar diri kita (eksternal) maka kita cukup meminta bantuan pihak yang berkompeten seperti orang tua, guru atau aparat yang berwenang.

Namun jika sumber bahaya atau ancaman tidak jelas, disertai rasa cemas, panik, gelisah dan perasaan tidak terkendali, maka fikirkan kemungkinan untuk meminta bantuan terapis, karena hal tersebut biasanya disebabkan oleh trauma psikis atau luka batin yang terjadi di masa lalu.

Ingin terbebas dari rasa takut? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Cemas Tertular Virus Corona

Adalah manusiawi jika kita merasa cemas tertular virus Corona atau Covid-19.

Apalagi pemberitaan mengenai eskalasi penularan virus tersebut yang sedemikian cepat, akut dan masif berpotensi membuat siapapun merasa khawatir, jika sewaktu waktu diri atau keluarganya menjadi korban.

Adapun gejala seseorang rentan mengalami gangguan panik adalah sebagai berikut: yang bersangkutan selalu dihantui perasaan was was, pikiran jangan jangan tertular, keluar keringat dingin, dada berdebar debar dan tidak mampu mengendalikan pikiran liar tersebut.

Untuk itu diperlukan kemampuan mensikapi peristiwa tersebut secara tepat dan proporsional agar tidak mengalami serangan panik.

Cara yang bisa membantu menghilangkan kepanikan adalah dengan mengembalikan apapun yang belum terjadi ataupun yang tidak mungkin kita kendalikan ke Tuhan dan pada saat bersamaan berikhtiar untuk hal hal yang bisa kita lakukan seperti mencuci tangan, menjaga jarak saat berkomunikasi, menghindari keramaian, mandi sehabis bepergian dll.

Namun jika hal tersebut dirasa tidak membantu, silakan hubungi profesional.

Ingin bebas serangan panik? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Takut Terkena Virus Covid 19

Senin, 10 Februari 2020, seorang pria India, menggantung dirinya karena mengira dirinya terkena virus Covid-19.

Peristiwa tersebut berawal saat ybs. memeriksakan kesehatan jantungnya dan dokter menyarankan agar dirinya mengenakan masker, karena menunjukkan adanya gejala terkena flu. Daily Star, Rabu (12/2).

Karena khawatir menulari keluarganya, ybs. berinisiatif mencari sendiri informasi mengenai gejala virus Corona di internet dan percaya jika dirinya terkena penyakit tersebut.

Sayangnya sebelum keluarga berhasil meyakinkan dirinya bahwa hal tersebut cuma flu biasa, ybs. telah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Pengalaman kami sebagai terapis menunjukkan, salah satu penyebab serangan panik dipicu dari kebiasaan browsing mengenai penyakit diinternet (perlu diteliti lebih lanjut).

Untuk itu, bagi seseorang yang memiliki riwayat gangguan kecemasan (kronis), tidak disarankan untuk mencari sendiri, info tentang penyakit yang dideritanya, karena mentalnya berpotensi terkunci.

Saat seseorang mencocokkan gejala penyakit yang dirasa dengan info gejala penyakit yang dibaca, lalu membuat kesimpulan sendiri, maka dirinya seolah sedang divonis sakit, padahal bukan oleh dokter.

Jadi khusus yang memiliki riwayat gangguan kecemasan, jika merasa tubuh kurang sehat, segera hubungi dokter dan apabila oleh dokter dinyatakan sehat namun tetap merasa cemas silakan hubungi kami https://servo.clinic/alamat.