Salah Memilih Jurusan

Apakah kita merasa salah memilih peminatan saat di SLA atau salah memilih fakultas saat kuliah ataupun salah memilih pekerjaan?

Umumnya kita baru merasa sedang berada pada jurusan yang salah saat sudah terlanjur berkecimpung di bidang tersebut.

Hal tersebut ditandai dengan perasaan tidak nyaman, gelisah, mudah tegang, sulit konsentrasi, fobia, bingung saat berinteraksi dengan aktifitas tersebut dan cenderung menghindar, timbul perasaan malas, menunda dan tidak jarang mulai terjebak pada bentuk bentuk kecanduan.

Adapun pemicunya bisa di sebabkan oleh banyak macam seperti ketidak siapan saat memilih jurusan, patuh pada orang tua, ikut teman, menghindari pelajaran tertentu, hasil psikotes yang tidak akurat dll.

Namun penyebabnya bisa jauh lebih awal seperti trauma dimarahi orang tua saat kecil, dihukum guru, trauma dibully, orang tua yang terlalu khawatir dll.

Untuk itu ada dua cara yang bisa dilakukan, jika kesadaran muncul di awal awal salah jurusan dan masih dimungkinkan untuk pindah jurusan yang paling kita sukai maka sebaiknya diubah, namun jika kesadaran salah jurusan baru muncul belakangan maka dengan bantuan terapi hal tersebut InshaaAllah masih dapat diatasi.

Ingin jadi yang terbaik? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Cemas Tertular Virus Corona

Adalah manusiawi jika kita merasa cemas tertular virus Corona atau Covid-19.

Apalagi pemberitaan mengenai eskalasi penularan virus tersebut yang sedemikian cepat, akut dan masif berpotensi membuat siapapun merasa khawatir, jika sewaktu waktu diri atau keluarganya menjadi korban.

Adapun gejala seseorang rentan mengalami gangguan panik adalah sebagai berikut: yang bersangkutan selalu dihantui perasaan was was, pikiran jangan jangan tertular, keluar keringat dingin, dada berdebar debar dan tidak mampu mengendalikan pikiran liar tersebut.

Untuk itu diperlukan kemampuan mensikapi peristiwa tersebut secara tepat dan proporsional agar tidak mengalami serangan panik.

Cara yang bisa membantu menghilangkan kepanikan adalah dengan mengembalikan apapun yang belum terjadi ataupun yang tidak mungkin kita kendalikan ke Tuhan dan pada saat bersamaan berikhtiar untuk hal hal yang bisa kita lakukan seperti mencuci tangan, menjaga jarak saat berkomunikasi, menghindari keramaian, mandi sehabis bepergian dll.

Namun jika hal tersebut dirasa tidak membantu, silakan hubungi profesional.

Ingin bebas serangan panik? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Trends Google dan Corona

Akhir akhir ini, topik seputaran virus Corona (Covid-19) merajai daftar peringkat Trends Google.

Pada Sabtu, 14 Maret 2020, lima puluh lima persen atau 11 dari 20 kata kunci terkait dengan virus Corona seperti: Menteri Perhubungan, Corona Indonesia, Ciri-ciri awal corona, Hand sanitizer, Tom Hanks, Tanda tanda Virus Corona, Lokdown Artinya dalam Bahasa Indonesia, Jakarta lockdown, Cara membuat hand sanitizer, Apa itu lockdown, Ciri ciri Corona.

Ada banyak alasan kenapa begitu besar rasa ingin tau netizen, apakah terkait dengan penanganannya yang dirasa kurang optimal, minimnya informasi resmi yang bisa diakses, data sebaran Covid-19 DKI yang tidak lagi muncul, belum lagi masker yang tidak tersedia di lapangan, surat resmi WHO mengenai darurat Corona, dll.?

Dan yang sangat mengejutkan justru saat Menteri Perhubungan dinyatakan positif Corona, padahal sebagai pejabat publik hampir dipastikan jadwal beliau teramat padat.

Bagi teman teman yang ingin mengakses info resmi mengenai Corona dapat mengklik link berikut: https://infeksiemerging.kemkes.go.id atau khusus DKI di https://corona.jakarta.go.id.

Mari kita sama sama berdoa semoga ujian corona dapat dilalui Indonesia dengan resiko terkecil.

Ingin bebas cemas Corona? KLIK > https://servo.clinic/alamat/