Cemas Tertular Virus Corona

Adalah manusiawi jika kita merasa cemas tertular virus Corona atau Covid-19.

Apalagi pemberitaan mengenai eskalasi penularan virus tersebut yang sedemikian cepat, akut dan masif berpotensi membuat siapapun merasa khawatir, jika sewaktu waktu diri atau keluarganya menjadi korban.

Adapun gejala seseorang rentan mengalami gangguan panik adalah sebagai berikut: yang bersangkutan selalu dihantui perasaan was was, pikiran jangan jangan tertular, keluar keringat dingin, dada berdebar debar dan tidak mampu mengendalikan pikiran liar tersebut.

Untuk itu diperlukan kemampuan mensikapi peristiwa tersebut secara tepat dan proporsional agar tidak mengalami serangan panik.

Cara yang bisa membantu menghilangkan kepanikan adalah dengan mengembalikan apapun yang belum terjadi ataupun yang tidak mungkin kita kendalikan ke Tuhan dan pada saat bersamaan berikhtiar untuk hal hal yang bisa kita lakukan seperti mencuci tangan, menjaga jarak saat berkomunikasi, menghindari keramaian, mandi sehabis bepergian dll.

Namun jika hal tersebut dirasa tidak membantu, silakan hubungi profesional.

Ingin bebas serangan panik? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Trends Google dan Corona

Akhir akhir ini, topik seputaran virus Corona (Covid-19) merajai daftar peringkat Trends Google.

Pada Sabtu, 14 Maret 2020, lima puluh lima persen atau 11 dari 20 kata kunci terkait dengan virus Corona seperti: Menteri Perhubungan, Corona Indonesia, Ciri-ciri awal corona, Hand sanitizer, Tom Hanks, Tanda tanda Virus Corona, Lokdown Artinya dalam Bahasa Indonesia, Jakarta lockdown, Cara membuat hand sanitizer, Apa itu lockdown, Ciri ciri Corona.

Ada banyak alasan kenapa begitu besar rasa ingin tau netizen, apakah terkait dengan penanganannya yang dirasa kurang optimal, minimnya informasi resmi yang bisa diakses, data sebaran Covid-19 DKI yang tidak lagi muncul, belum lagi masker yang tidak tersedia di lapangan, surat resmi WHO mengenai darurat Corona, dll.?

Dan yang sangat mengejutkan justru saat Menteri Perhubungan dinyatakan positif Corona, padahal sebagai pejabat publik hampir dipastikan jadwal beliau teramat padat.

Bagi teman teman yang ingin mengakses info resmi mengenai Corona dapat mengklik link berikut: https://infeksiemerging.kemkes.go.id atau khusus DKI di https://corona.jakarta.go.id.

Mari kita sama sama berdoa semoga ujian corona dapat dilalui Indonesia dengan resiko terkecil.

Ingin bebas cemas Corona? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Takut Terkena Virus Covid 19

Senin, 10 Februari 2020, seorang pria India, menggantung dirinya karena mengira dirinya terkena virus Covid-19.

Peristiwa tersebut berawal saat ybs. memeriksakan kesehatan jantungnya dan dokter menyarankan agar dirinya mengenakan masker, karena menunjukkan adanya gejala terkena flu. Daily Star, Rabu (12/2).

Karena khawatir menulari keluarganya, ybs. berinisiatif mencari sendiri informasi mengenai gejala virus Corona di internet dan percaya jika dirinya terkena penyakit tersebut.

Sayangnya sebelum keluarga berhasil meyakinkan dirinya bahwa hal tersebut cuma flu biasa, ybs. telah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Pengalaman kami sebagai terapis menunjukkan, salah satu penyebab serangan panik dipicu dari kebiasaan browsing mengenai penyakit diinternet (perlu diteliti lebih lanjut).

Untuk itu, bagi seseorang yang memiliki riwayat gangguan kecemasan (kronis), tidak disarankan untuk mencari sendiri, info tentang penyakit yang dideritanya, karena mentalnya berpotensi terkunci.

Saat seseorang mencocokkan gejala penyakit yang dirasa dengan info gejala penyakit yang dibaca, lalu membuat kesimpulan sendiri, maka dirinya seolah sedang divonis sakit, padahal bukan oleh dokter.

Jadi khusus yang memiliki riwayat gangguan kecemasan, jika merasa tubuh kurang sehat, segera hubungi dokter dan apabila oleh dokter dinyatakan sehat namun tetap merasa cemas silakan hubungi kami https://servo.clinic/alamat.