Rusuh Sepak Bola?

Terjadi kerusuhan di Paris, pasca kekalahan tim sepak bola Perancis atas Argentina pada final Piala Dunia 2022.

Perilaku rusuh dari para pendukung tim sepakbola yang kalah ataupun sikap euforia yang berlebihan dari para pendukung yang “gacoan”nya menang, seolah menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan pertandingan bola itu sendiri.

Jadi perilaku rusuh penggemar bola akibat tim kesayangannya kalah, bisa terjadi di mana saja, mau itu pada pertandingan kelas dunia, liga nasional, mau itu di negara maju, maupun pertandingan antar kampung.

Secara psikologis hal tersebut dapat dijelaskan, dimana tim yang diidolakan, secara tanpa sadar telah dijadikan sebagai simbol “rasa nyaman” bagi pendukung fanatiknya sehingga berfungsi sebagai sarana untuk menurunkan “stress” pribadi akibat semakin beratnya beban kehidupan seperti masalah pekerjaan, keluarga, kesehatan dsb.

Namun menggantungkan rasa nyaman pada sebuah peristiwa yang tidak abadi akibat adanya resiko kalah menang, resiko disanjung atau dibully dapat menempatkan diri kita pada posisi objek dimana emosi kita menjadi rentan diaduk aduk oleh ketidak-pastian.

Itu sebabnya menjadi penting menempatkan pertandingan bola hanya sebagai hiburan semata ataupun hanya sebagai jeda sesaat dari rutinitas hidup.

Jadi jika hanya gara gara tim kesayangan Anda kalah lalu membuat diri Anda depresi, frustrasi ataupun marah berlebihan, segeralah meminta bantuan profesional karena hal tersebut mengindikasikan Anda mengalami gangguan kecemasan kronis.

Ingin bisa menikmati hidup? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Rahasia Alif Ba Ta?

Bagi penggemar musik khususnya alat musik gitar, nama Alif Gustakhiyat alias Alif Ba Ta tentunya sudah tidak asing lagi karena sudah dikenal tidak hanya di Indonesia, melainkan di seantero dunia.

Uniknya pada awal kemunculan Alif Ba Ta, alat musik yang digunakan hanyalah sebuah gitar biasa dengan merek yang tidak terkenal dan alat perekam yang sangat sederhana, latar belakang pengambilan gambar yang seadanya, sesekali terdengar suara anak anak bermain ataupun suara teriakan pedagang keliling, namun berkat keterampilan dan kreatifitas ybs., mampu menghasilkan lagu dengan kualitas suara yang nyaman ditelinga dan menimbulkan efek relaksasi.

Bahkan para Alipers (sebutan untuk para penggemarnya) secara sukarela turut mempromosikan channel YouTube-nya ke YouTuber manca negara, begitu pula para reaktor musik berlomba lomba memberikan reaksi atas karyanya dan yang tidak kalah menarik adalah munculnya banyak pemain musik dan penyanyi manca negara yang berkolaborasi secara spontan melakukan “jam session”.

Lalu daya tarik apa gerangan yang membuat orang lain bersedia aktif berkontribusi dan secara sukarela menggaungkan ‘alipers effect’ tersebut?

Entah disadari atau tidak oleh Alif Ba Ta, perpaduan antara kemampuan bermusik yang mumpuni, orisinalitas lagu yang terjaga, kreatifitas improvisasi yang mengisi ruang ruang kosong, kesederhanaan latar pengambilan gambar, ternyata mampu menyentuh tabula rasa para pendengar, sehingga tidak heran banyak pujian bombastis yang dialamatkan kepada Alif, namun tetap dirasa tulus.

Tepat sekali pepatah Arab yang mengatakan: Ma khoroja minal qolb washola ilal qolb yang artinya sesuatu yang keluar dari hati akan sampai ke hati.

Ingin menajamkan tabula rasa? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Selalu Ada Dua Sisi

Dalam sebuah tindakan, entah itu perbuatan baik ataupun perbuatan buruk, selalu ada dampak dua sisi yang menyertainya.

Dampak tersebut bisa memberdayakan namun juga bisa melumpuhkan, bisa merugikan sekaligus mengandung pembelajaran, sangat melelahkan namun menghasilkan, sangat menegangkan tetapi menyenangkan dsb.

Misal, tindakan orang tua yang selalu melindungi anak secara berlebihan (dengan alasan sangat menyayangi) justru berpotensi membuat anak menjadi tidak percaya diri karena ybs. tidak pernah belajar membuat keputusan.

Sebaliknya memberi ruang kepada anak untuk mengambil hikmah dan bangkit dari setiap kekhilafan justru semakin menyempurnakan kedewasaannya.

Jadi sekalipun perbuatan yang dilakukan sudah diawali dengan iktikad baik, namun jika dilakukan tanpa ilmu maka hasilnya menjadi tidak maksimal bahkan tidak jarang berubah menjadi “bumerang”. Misal, ditipu oleh orang yang kita tolong, dikhianati pasangan yang dipercaya dengan penuh ketulusan.

Sebaliknya dalam sebuah musibah tidak semuanya mengandung keburukan ataupun kegagalan, asal kita dapat memetik pelajaran.

Bukankah sudah banyak contoh, banyak orang sukses justru karena memiliki banyak masalah dan selalu menghadapinya?

Ingin selalu menyelesaikan masalah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/