Marah ?

DISCLAIMER : Kisah nyata berikut ini tidak dimaksudkan sebagai jaminan bahwa hasil terapi yang dicapai akan sama pada setiap orang, karena setiap kasus bersifat individu, tergantung dari kesediaan klien untuk berubah dan seberapa cepat akar masalah ditemukan !

Setelah menonton acara Phobia di TransTV, datang ke S.E.R.V.O® Clinic seorang wanita berusia 25-an, pendidikan S1 dengan keluhan cemas, gampang panik dan mudah marah, walaupun ybs. sendiri sangat benci dengan suara omelan ataupun hardikan.

Tidak jarang, keluhan tersebut disertai rasa berdebar debar, keluar keringat dingin, nyeri pada ulu hati, kepala pusing, sering sesak/sulit bernafas dan keluhan kaku di pundak. Akibatnya ybs. sulit berkonsentrasi pada pekerjaan, mudah lupa dan bingung.

Sebagai penyuka musik jazz, melodius dan suasana tenang tentunya ybs. berharap hal tersebut dapat membantu membuat dirinya relaks, namun walaupun ybs. telah berusaha mengalihkannya dengan melakukan banyak kegiatan seperti membaca, menulis ataupun hobby fotografi, ternyata hal tersebut tidak mengurangi kecemasannya.

Keluhan tersebut sudah dirasakan sejak SMP dan berbagai upaya pemulihan telah dilakukan namun tiadanya perubahan menimbulkan kelelahan emosional yang sangat kronis. Ybs. merasa pesimis dan putus asa, menjadi mudah lelah, sedih, disertai rasa kantuk yang sangat hebat (ciri ciri depresi berat).

Identifikasi masalah menunjukkan, sejak kecil ybs. telah dididik sangat keras dan diperlakukan sangat kasar oleh sang Ibu. Puncak masalah timbul saat ybs. mulai kehilangan rasa takut dan hormat, berganti dengan perasaan marah dan benci saat mengetahui sang Ibu berselingkuh.

Kebencian yang sangat mendalam membuat terapi pada saat kunjungan pertama tidak bekerja. Namun setelah dilakukan pendekatan dari sisi pandang yang berbeda, akhirnya ybs. bersedia berdamai dengan masa lalunya.

Ybs. melaporkan saat ini emosinya telah dapat dikendalikan dan Alhamdulillah, mulai dapat menikmati pekerjaannya.

Ingin hilang marah ? KLIK  > https://servo.clinic/alamat/