Kecanduan Curhat ?

Kecanduan curhat berbeda dengan curhat itu sendiri !

Kecanduan curhat menjadikan curhat sebagai “sarana” pelepasan ketegangan. Untuk itu yang Anda butuhkan adalah “pendengar” bukan “nasihat”, “dukungan” bukan “solusi”.

Akibatnya, bisa jadi Anda akan curhat pada setiap orang yang Anda temui. Anda mencari pembenaran atas kekurangan diri Anda, minta dikasihani dan berharap setiap orang memaklumi Anda. Anda berharap hal tersebut akan membebaskan diri Anda dari tanggung jawab sosial Anda. Biasanya seorang yang kecanduan curhat juga mengidap Hypomania, yaitu suka pada ketidak berdayaan.

Curhat yang demikian sangat merugikan Anda, karena membuat Anda menjadi seorang “pengeluh” atau “pecundang”. Kecanduan curhat hanya menghabiskan waktu Anda dan menghilangkan kesempatan Anda untuk “belajar” memecahkan masalah. Dan yang lebih parah menghambat karir Anda.

Kecanduan curhat akan membuat Anda dijauhi teman teman Anda, karena mengganggu kenyamanan mereka. Pada tahap awal mungkin ada orang lain yang mau mendengarkan Anda, tetapi tidak untuk kesempatan berikutnya.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

2 pemikiran pada “Kecanduan Curhat ?

  1. Betul kali mas, selama ini aq klo ada masalah paling suka curhat sama sembarang orang.

    Tujuannya sih untuk cari solusi terbaik, tapi yang ada hanya berputar-putar di masalah itu (ndak ada ada solusi) walaupun terkadang juga aq merasa lega klo habis ungkapkan masalahnya.

    Gimana nih mas, curhat paling efektif itu sebenanya sama siapa ?

    • Kalau lebih dominan ke “kecanduan curhat” berarti kita memiliki hambatan emosional (mental block) yang justru menjadikan curhat sebagai sarana lari dari masalah (sarana kompensasi).

      Untuk itu hal yang harus kita hilangkan pertama kali adalah “akar masalah” yang membuat kita “suka” lari dari masalah.

      Tanyakan pada diri sendiri setiap kali ingin curhat :” Apa yang Illong perlukan, “curhatnya” atau “solusi nya” ?.

      Jika yang Illong perlukan adalah solusinya, lakukan sesuai saran yang Illong terima. Jika hasil belum tercapai seperti yang Illong inginkan, ambil hikmah dan ubah dengan cara yang lain. Ulangi siklus tersebut sampai hasil yang Illong inginkan tercapai.

      Namun jika belum juga berhasil, mintalah bantuan profesional atau terapis. Sulitnya berubah kemungkinan disebabkan telah terjadi peneguhan negatif (fiksasi) atas persoalan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s