Dipandang tidak terlihat: disebutnya halus;
didengar tidak bersuara: disebutnya lembut;
diraba tidak terpegang: disebutnya larut.
Ketiga tiganya tidak dapat diteliti lagi, maka mereka bercampur menjadi satu.
Atasnya tidak terang,
bawahnya tidak gelap;
bersambung sambung tanpa dapat diberi nama,
kembalilah ia kepada yang tidak berbenda.
Inilah yang disebut: wujud tanpa wujud, rupa tanpa rupa.
Inilah yang disebut: kesuraman; disongsong tak terlihat kepalanya, dikejar tak terlihat punggungnya.
Berpangkal pada jalan lama, untuk memperbincangkan keadaan sekarang,
untuk mengerti asal mula jaman dahulu kala;
inilah yang disebut : dasar “Jalan”.
Sumber : Lao Tsu, Kitab Ajaran Tao Teh Ching.
Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/