Bagaimana Memulainya ?

Dalam percakapan apapun, pertama tama pastikan bahwa pihak yang lain memperhatikan. Lakukan kontak mata, amati apa yang dilakukan lawan bicara pada saat itu dan perhatikan apakah lawan bicara bersikap tanggap, bosan, lelah dan sebagainya.

Dengan para remaja, proses menarik perhatian ini sangat penting karena tidak ada gunanya mencoba berbicara dengan seseorang yang tidak memusatkan perhatian atau merasa benci terhadap interupsi. Jadi pilihlah momen Anda dengan bijaksana.

Ayah seorang gadis bercerita pada saya tentang saat saat ketika putrinya meninggalkan rumah untuk menemui beberapa teman dan ia dengan sopan memintanya untuk menunggu sebentar agar mereka bisa membicarakan sesuatu. Putrinya melewatinya tanpa mengucapkan sepatah katapun. “Saya bisa merasakan hembusan angin saat ia melewati saya.” si ayah tergelak.

Tidak ada gunanya berusaha menghentikan anak anak Anda saat mereka sedang disibukkan oleh sesuatu karena prioritas mereka berbeda dari prioritas Anda. Masalah masalah yang berkaitan dengan teman teman mereka dan urusan sehari hari adalah yang terpenting dan percakapan dengan orang tua mereka biasanya menempati tempat kedua.

Namun demikian, jika Anda mengamati mereka dengan cermat, kesempatan akan datang. Anda akan mendapati mereka mondar mandir di rumah, membaca surat kabar, memindah mindahkan saluran TV atau mencari cari sesuatu yang bisa dilakukan. Ini adalah kesempatan bagus, jadi manfaatkanlah.

Untuk percakapan santai, yang lebih mudah untuk dimulai, dekati anak Anda dan mulai bicara. Jika topik Anda menarik atau tidak asing lagi baginya, anak remaja Anda akan segera nimbrung. Jangan berharap percakapan itu akan berlangsung terlalu lama. Rentang perhatian para remaja lebih pendek dibandingkan orang dewasa, terutama dalam percakapan percakapan mengenai masalah masalah orang dewasa.

Seandainya ada masalah penting yang harus di bahas, Anda pasti ingin mengawali percakapan dengan bertanya pada anak Anda apakah ia berserdia duduk bersama Anda selama beberapa menit ? Jika ia memberi tahu Anda bahwa ia sedang sibuk atau sedang terburu buru, Anda harus menerima keputusan itu untuk sesaat, tetapi buatlah ia menyediakan waktu saat ia bersedia bicara.

Pikirkan saat saat seperti sebelum atau sesudah makan malam, saat mau tidur atau sementara ia bersama sama Anda di dalam mobil. Jika anak remaja Anda terus menerus menghindar, Anda perlu bersikeras untuk menetapkan waktu tertentu.

Jika perlu katakan kepadanya bahwa ia tidak akan diperbolehkan mengikuti aktifitas tertentu hingga kalian selesai berdiskusi.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan komentar