Memahami Kerangka Berpikir Remaja ?

Orang tua yang peduli harus belajar bagaimana cara memahami suasana hati anak remaja mereka agar dapat memperbaiki komunikasi dan menjalin hubungan secara emosional.

Orang tua yang merasakan bahwa anak mereka gembira karena sesuatu hal harus berusaha memahami perasaan itu dengan antusiasme mereka sendiri. Jika putra Anda sangat gembira mengenai pesta yang diikutinya, Anda mungkin mengomentari betapa tampannya dia atau bertanya tentang band atau DJ atau siapa pun yang akan hadir di sana.

Jika putri Anda kesal atas peristiwa tidak adil yang terjadi di sekolahnya hari itu, tanyakan kepadanya mengenai insiden itu, bersimpati atas ketidak adilan itu dan mengungkapkan empati Anda. Terutama bersikaplah hati hati agar tidak kelihatan acuh tak acuh terhadap suasana hati anak remaja Anda; bisa dipastikan itu adalah cara untuk membuatnya tidak mau bicara lagi.

Karena kerangka berpikir anak remaja Anda akan sering bervariasi, Anda perlu menjadi lebih cermat mengamati setiap perubahan. Jangan terkejut jika sesekali ia menolak tawaran Anda. Teruslah mengomentari suasana hatinya dan pastikan bahwa Anda mendorongnya untuk memberikan tanggapan.

Minat Anda yang teguh biasanya akan membuahkan hasil. Namun demikian ada saat saat dimana Anda ingin mundur, karena pendekatan yang terlalu mengganggu dapat membuat anak remaja Anda malah menjauh. Anda akan tahu bahwa Anda terlampau berlebihan saat ia mulai merasa kesal dan mengeluh karena Anda mengomelinya sepanjang waktu.

Ingat bahwa kadang kadang yang penting bukanlah apa yang Anda katakan, tetapi bagaimana dan kapan Anda mengatakannya. Jadi cobalah untuk belajar dari pengalaman. Akan dibutuhkan beberapa saat untuk mengembangkan kebiasaan berkomunikasi dengan jelas dan mendengarkan secara aktif.

Beri waktu paling sedikit sebulan sebelum mengharapkan terjadinya perubahan pola di rumah. Pada mulanya Anda mungkin harus merencanakan dengan seksama sebelum mengawali suatu percakapan. Pikirkan benar benar pesan apa yang Anda coba sampaikan dan tanyakan pada diri Anda sendiri bagaimana rencana Anda untuk menyampaikannya.

Banyak orang tua begitu saja menumpahkan rasa marah atau kritik mereka dan akibatnya menyesal saat anak remaja mereka bersikap defensif dan membalas.

Penting untuk mempertanyakan perilaku Anda selain juga perilaku anak remaja Anda !

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin memahami remaja? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan komentar