Artikel utama: Kecemasan saat ujian, kecemasan matematika, tahap ketakutan, dan kecemasan somatik
Menurut hukum Yerkes-Dodson, diperlukan sebuah tingkat kegairahan yang optimal untuk menyelesaikan sebuah tugas terbaik seperti ujian, kinerja, atau peristiwa kompetitif. Namun, ketika tingkat kecemasan atau kegairahan melebihi yang optimal, hal tersebut menghasilkan penurunan kinerja.
Kecemasan saat ujian adalah kekhawatiran, kecemasan, atau kegelisahan yang dirasakan oleh siswa yang memiliki rasa takut gagal dalam sebuah ujian. Siswa menderita kecemasan saat ujian mungkin mengalami salah satu dari berikut: hubungan antara nilai dengan nilai pribadi, takut dipermalukan oleh seorang guru, takut dikucilkan orang tua atau teman-teman, tekanan waktu, atau merasa kehilangan kendali.
Berkeringat, pusing, sakit kepala, detak jantung berpacu, mual, gelisah, dan drumming di atas meja adalah hal yang biasa.
Karena kecemasan saat ujian bergantung pada ketakutan atas penilaian negatif, muncul perdebatan apakah kecemasan saat ujian itu sendiri merupakan gangguan kecemasan yang unik atau apakah itu sebuah jenis fobia sosial yang spesifik.
Sementara istilah “kecemasan saat ujian” mengacu secara khusus untuk siswa, banyak orang dewasa berbagi pengalaman yang sama sehubungan dengan karier atau profesi mereka.
Takut gagal dan takut dinilai negatif dalam tugas tersebut dapat memiliki efek negatif yang sama pada orang dewasa.
Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Anxiety
Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/