Cemburu pada “dosis” dan timing yang tepat dapat menjadi aroma cinta.
Namun cemburu yang berlebihan dan tidak pada tempatnya dapat diartikan sebagai rasa takut kehilangan ataupun ketidak percayaan pada orang yang kita cintai bahkan tidak jarang disertai upaya mengontrol setiap aktifitas pasangan, atau lebih buruk lagi mencurigai seperti memeriksa HP ataupun memata matai pasangan.
Jika pasangan dapat menghargai kekhawatiran Anda dan membicarakannya secara baik baik, tentunya tidak masalah. Namun jika respon yang ditunjukkan justru bersikap resisten karena merasa tersinggung dengan kecurigaan Anda, maka hampir dipastikan hubungan Anda tidak akan bertahan lama.
Bukankah dasar menyatunya dua insan yang saling mengasihi dan menyayangi adalah sikap saling mempercayai dan saling menghargai satu sama lainnya ?
Hubungan timbal balik yang seharusnya menjadi sumber nyaman bagi kedua belah pihak berubah menjadi konflik karena satu sama lain telah berubah menjadi sumber stres bagi pasangannya.
Sebelum hubungan berkembang semakin buruk, dengan ataupun tanpa bantuan profesional, pastikan diri kita tidak memiliki hambatan pribadi ataupun gangguan kecemasan yang berlebihan sehingga tidak mudah “terbakar” oleh api cemburu yang tidak pada tempatnya.
Bagaimana jika kemampuan Anda menaklukkan hati pasangan Anda apalagi jika pasangan Anda memang memiliki banyak kelebihan yang disukai pesaing Anda, justru menunjukkan kualitas atau “kelas” Anda ?
Anggap saja hal tersebut merupakan resiko memiliki pasangan terbaik atau bila tidak, pilih saja “patung” yang tidak mungkin menghianati Anda !
Ingin bebas cemburu juga ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/