Rasa takut atau rasa khawatir sejauh terkendali, sebenarnya baik. Rasa takut, merupakan alarm tubuh terhadap bahaya disekitar kita. Secara otomatis kadar adrenalin meningkat dan pola bernafas menjadi lebih cepat.
Rasa takut menjadi buruk jika suatu respon takut terbentuk tetapi tidak berhubungan dengan ancaman nyata apapun. Prasangka buruk termasuk salah satu bentuk ketakutan yang negatif dan dapat berkembang lebih buruk menjadi paranoia.
Manifestasi rasa takut dapat tampil dalam berbagai bentuk seperti takut gagal, takut menjual, takut sakit, takut mati, takut ditolak, takut serangga, takut ruangan sempit dsb.
Sekalipun rasa takut yang tidak beralasan dapat kita lawan ataupun kita tekan akan tetapi jika berhubungan dengan produktifitas ataupun pekerjaan akan menurunkan performa dari yang seharusnya dapat kita capai.
Biasanya rasa takut bersifat sangat pribadi dan oleh yang bersangkutan disimpan sangat rapih sehingga tidak diketahui secara visual oleh orang orang disekitarnya.
“Hambatan tersembunyi” seperti inilah yang sekarang sudah mulai dikenali oleh HRD manager perusahaan yang sangat peduli terhadap produktifitas karyawannya. Jika perusahaan bermaksud memfasilitasi “treatment” terhadap Hambatan Psikis ataupun Hambatan Sukses karyawan seperti Fobia Lift, Takut Presentasi, Fobia Naik Pesawat, pastikan program tsb. dilakukan secara sukarela.
Jika “pemrograman diri dan prestasi” mau dijadikan sebagai program perusahaan, timing yang paling efektif adalah waktu proses rekrutmen ataupun saat promosi jabatan ybs. Namun demikian waktu lain seperti family gathering, rapat anggaran, liburan akhir tahun tetap dapat dimanfaatkan.
Ingin bebas takut? KLIK > https://servo.clinic/alamat/