Rasa Takut ?

Rasa takut atau rasa khawatir sejauh terkendali, sebenarnya baik. Rasa takut, merupakan alarm tubuh terhadap bahaya disekitar kita. Secara otomatis kadar adrenalin meningkat dan pola bernafas menjadi lebih cepat.

Rasa takut menjadi buruk jika suatu respon takut terbentuk tetapi tidak berhubungan dengan ancaman nyata apapun. Prasangka buruk termasuk salah satu bentuk ketakutan yang negatif dan dapat berkembang lebih buruk menjadi paranoia.

Manifestasi rasa takut dapat tampil dalam berbagai bentuk seperti takut gagal, takut menjual, takut sakit, takut mati, takut ditolak, takut serangga, takut ruangan sempit dsb.

Sekalipun rasa takut yang tidak beralasan dapat kita lawan ataupun kita tekan akan tetapi jika berhubungan dengan produktifitas ataupun pekerjaan akan menurunkan performa dari yang seharusnya dapat kita capai.

Biasanya rasa takut bersifat sangat pribadi dan oleh yang bersangkutan disimpan sangat rapih sehingga tidak diketahui secara visual oleh orang orang disekitarnya.

“Hambatan tersembunyi” seperti inilah yang sekarang sudah mulai dikenali oleh HRD manager perusahaan yang sangat peduli terhadap produktifitas karyawannya. Jika perusahaan bermaksud memfasilitasi “treatment” terhadap Hambatan Psikis ataupun Hambatan Sukses karyawan seperti Fobia Lift, Takut Presentasi, Fobia Naik Pesawat, pastikan program tsb. dilakukan secara sukarela.

Jika “pemrograman diri dan prestasi” mau dijadikan sebagai program perusahaan, timing yang paling efektif adalah waktu proses rekrutmen ataupun saat promosi jabatan ybs. Namun demikian waktu lain seperti family gathering, rapat anggaran, liburan akhir tahun tetap dapat dimanfaatkan.

Ingin bebas takut? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

12 pemikiran pada “Rasa Takut ?

  1. Bapak yang terhormat :

    Saya bernama Agung.

    Saya ingin mengatasi pemasalahan rasa takut saya yang saya tidak saya ketahui, baik itu di tempat kerja maupun di rumah kadang2.

    Yang sering rasa takut itu timbul adalah di tempat kerja saya. Saya tidak bisa mengelola rasa takut tersebut.

    Tolonglah saya biar rasa percaya diri saya bangkit dan produktifitas kerja saya semakin baik, dan di keluarga juga begitu.

    Sebelum berkeluarga saya merasa orang yang percaya diri sekarang saya menjadi orang yang tidak percaya diri.

    Agung

    • Dengan atau tanpa bantuan terapis, sumber takutnya harus diidentifikasi terlebih dahulu untuk kemudian dihilangkan dan jika dirasa masih tetap takut, sebaiknya hubungi profesional.

  2. Bapak yang terhormat.

    Saya bernama Isa

    Saya ingin mengatasi permasalahan rasa takut saya dalam menghadapi orang terutama terhadap wanita dan bagaimana cara mengatasinya.

    Terima kasih atas jawabannya.

    • Rasa takut terhadap lawan jenis, biasanya disebabkan tidak siap menerima penolakan. Untuk itu harus ditemukan dulu penyebab kenapa kita takut ditolak.

      Silakan hubungi profesional

  3. Dear Pak

    Saya mohon bantuannya , karena sudah beberapa bulan ini saya selalu dihantui perasaan takut. Pikiran saya setiap hari tertuju ke hal2 seperti orang yg akan meninggal.

    Saya sudah coba menghilangkan perasaan itu, tapi sulit sekali utk dihilangkan.. Apalagi setelah saya membaca situs; ttg gejala orang yg akan meninggal, saya jadi ikut merasakannya.

    Mohon sekali bantuannya.

    • Membayangkan seolah olah kita sendiri yang mengalami kematian seperti apa yang kita baca, apa yang kita dengar ataupun lihat, memang dapat menyebabkan perasaan kita terkunci pada peristiwa tersebut.

      Silakan hubungi profesional.

  4. Pak Isywara,

    Saya sudah menikah beberapa bulan, tapi sampe sekarang masih perawan, karna saya selalu ketakutan setengah mati.

    Saya sedih sekali dengan keadaan saya pak, apa yg harus saya lakukan ?

    Trimakasih banyak untuk bantuannya.

    • Mbak Nancy yang masih perawan.

      Tertundanya malam pertama Anda kemungkinan disebabkan oleh trauma masa lalu ataupun pemahaman yang keliru tentang seks sehingga menimbulkan ketakutan saat akan dipenetrasi.

      Hal tersebut mengakibatkan otot disekitar vagina mengencang dengan sendirinya saat akan dilakukan penetrasi atau biasa disebut sebagai mengalami vaginismus.

      Silakan hubungi profesional.

  5. Bapak Yang Terhormat.

    Beberapa hari ini saya mengalami rasa takut yang sangat mengganggu aktivitas saya. saya menjadi berpikiran negatif tentang banyak hal.

    padahal dulunya saya orang yang berpikiran positif dan orang yang santai.

    saya sangat tersiksa karena saya terus berdebar-debar dan takut akan penyakit-penyakit yang sebenarnya tak mungkin ada ditubuh saya.

    bagaimana cara mengatasi hal ini pak?

    sebelumnya saya mengucapkan terima kasih

  6. Maaf pak, saya ingin berkonsultasi berkenaan dengan sakit yang di derita oleh istri saya, dimana telah lebih setahun ini dia mengalami depresi dengan perasaan takut yang luar biasa sepanjang waktu.

    Saking takutnya dia, saya lihat kadang sampai menggigil dan tangan serta kaki dingin sekali, pada saat seperti itu dia selalu ingin berontak dan lari dari rumah. Saya sudah berusaha tanyakan takut dengan apa, tetapi dia tidak tahu yang ada pokoknya dia merasa takut.

    Sampai saat ini istri saya dibawah pengawasan dokter psikiater dan mengkonsumsi obat dari dokter. Mengingat waktu sudah lebih dari setahun, ada rasa khawatir terlalu lama mengkonsumsi obat akan membuat efek yang tidak bagus, maka beberapa waktu lalu saya bawa ke salah satu klinik hynoterapi, dan beliau diajarkan untuk melakukan suatu latihan di rumah (mengingat kami dari luar Jakarta).

    Namun permasalahannya adalah untuk melatih sendiri, dia tidak bisa berkonsentrasi, sehingga setiap mau latihan justru dia ketakutan dan menjadi histeris.

    Pertanyaan saya, dalam kondisi yang demikian, terapi yang bagaimana yang bisa menolong dia? Apakah ada dan boleh dilakukan apabila ada terapi yang bisa menghipnotis dia, sehingga dia bisa melupakan rasa takutnya, sehingga ada waktu bagi dia untuk bisa berkonsentrasi melatih kepercayaan diri dan melatih penyembuhan bagi nya ?

    Mohon infonya pak, dan apabila diijinkan saya ingin berdiskusi secara pribadi melalui email dengan bapak.

    Hormat kami.

    Christiono

    • Saya melihat ada satu hal positif dari nyonya yaitu kemauan untuk berubah, terbukti mau mengikuti saran terapis melakukan self hipnosis / auto hipnosis.

      Tetapi kalau malah jadi takut, sebaiknya di stop saja. Karena auto hipnosis memerlukan keterampilan diri sebagai subjek sekaligus objek. Maksudnya, saat mensugesti diri sendiri, kita diposisi subjek (aktif), dan secara bersamaan, diri kita sebagai objek (pasif) atau sebagai diri yang disugesti (user). Jauh lebih mudah jika kita hanya berada pada satu posisi saja yaitu objek (pasif).

      Memang yang sangat berperan adalah keinginan berubah dari nyonya. Jika nyonya sudah betul betul mau berubah, saya yakinkan, Insya Allah problem nyonya dapat di hilangkan, tinggal saja lagi menemukan hipnoterapis yang tepat.

      Sebaiknya hubungi profesional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s