Menghilangkan Rasa Malas ?

Banyak artikel motivasi memberikan tips tentang “Bagaimana “cara” menghilangkan rasa malas ?”

Antara lain dengan memelihara disiplin, menetapkan tujuan, terus berlatih, mengerjakan pada kesempatan pertama, berkumpul dengan orang orang positif, tekun dsb.

Namun justru disitu letak persoalannya, biasanya para pelaku “malas” merasa tidak berdaya (powerless) untuk keluar dari “penjara” malas.

Dari sudut pandang Servotherapy, rasa malas merupakan salah satu sistem perlindungan tubuh atau EWS (early warning system) terhadap sesuatu yang dianggap sebagai ancaman, dapat berupa tanggung jawab yang harus diambil oleh pelaku namun dirasakan melebihi dari kapasitas yang disanggupi.

Hal tersebut dapat disebabkan antara lain oleh minat yang tidak sesuai, gap antara tantangan dan kompetensi yang dimiliki, penolakan terhadap dominasi, timing yang tidak tepat dsb.

Jika rasa malas menjadi tidak terkendali dan berubah menjadi “kebiasaan”, hal tersebut harus diwaspadai sebagai “cara” respon diri yang salah terhadap tanggung jawab atau penugasan. Sama seperti proses terbentuknya “kebiasaan buruk” lainnya, hal tersebut dapat diawali dari “keyakinan salah” yang dipupuk terus menerus ataupun pengalaman buruk masa lalu. Jika kebiasaan tersebut tidak diubah maka “pola” nya dapat pula dipakai sebagai referensi yang salah dalam membangun kebiasaan baru lainnya.

Anda harus segera berubah, karena kebiasaan malas mengikuti pola “thanatos” yaitu siklus yang semakin lama semakin menghancurkan seperti : rasa malas – menunda pekerjaan – kualitas pekerjaan buruk – marah pada diri sendiri / dimarahi atasan – menghukum diri sendiri – merasa tidak mampu – semakin malas – semakin menunda pekerjaan dst. Penundaan hanya akan membuang waktu Anda, mengancam karir dan masa depan Anda.

Jika bisa jadi Jendral, mengapa pilih Kopral !

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/