Tidak Percaya Diri ?

Dari jajak pendapat yang dilakukan oleh S.E.R.V.O Clinic per 13 April 2012  terhadap 1009 responden yang memiliki hambatan pribadi, diperoleh hasil 108 orang atau sekitar 9,96% responden merasa tidak percaya diri dan ini merupakan yang tertinggi.

Hal ini tentu saja membuat kita prihatin karena rasa percaya diri sebagai salah satu komponen siklus bertumbuh, diperlukan seseorang untuk memperluas zona kendali dirinya (baca : kompetensi) karena dapat menimbulkan rasa ingin tau yang tinggi dan keberanian untuk menghadapi tantangan yang lebih tinggi dan kompleks.

Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi kompetensi seseorang, semakin banyak pula hal bermanfaat yang dapat dilakukannya bagi orang lain atau paling tidak bagi dirinya sendiri, sehingga membuat dirinya merasa berguna, mandiri dan selanjutnya semakin meningkatkan rasa percaya dirinya.

Berdasarkan pengamatan yang berhasil diidentifikasi oleh SERVO Clinic terhadap sejumlah proses terapi (masih perlu diteliti lebih lanjut),  munculnya perasaan tersebut kebanyakan disebabkan oleh trauma masa kecil, khususnya ditahap infantil (0-5 tahun) seperti dipermalukan orang tua, saudara atau teman main karena masih ngempeng, mengisap ibu jari, masih ngompol, masih belum bisa cebok sendiri, masih cadel dsb.

Kecendrungan menunjukkan, semakin buruk perlakuan orang tua / lingkungan yang diterima saat kecil seperti dibandingkan dengan saudara lain /anak lain, dimarahi, dicubit, dipukul, diejek atau dikucilkan teman bermain dsb., semakin besar pula potensi tidak percaya diri yang muncul dikemudian hari.

Rasa tidak percaya diri ini dapat muncul dalam berbagai variasi seperti gampang gugup/grogi, takut salah, takut gagal, gampang menyerah, takut tampil di muka umum, gampang cemas, mudah tersinggung, menghindar tanggung jawab, enggan bergaul, rendah diri, merasa tidak mampu / tidak pantas dan tidak jarang dapat menimbulkan gangguan emosional akut seperti serangan panik atau insomnia.

Biar pede (PD), mengapa tidak berdamai saja dengan masa lalu kita ?

Ingin percaya diri? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Agar Tetap Cantik dan Menarik ?

Topik yang banyak dirisaukan para wanita adalah masalah kecantikan.

Hal tersebut diketahui dari istilah yang paling sering dicari /paling banyak digunakan pada mesin pencari Google seperti awet muda, tips awet muda, cara awet muda, rahasia awet muda, agar awet muda, awet muda alami, wajah awet muda, cara agar awet muda, tips agar awet muda, dsb.

Bahkan untuk mencapai tujuan tersebut, tidak sedikit yang menghubungkannya dengan mitos bahwa sperma dapat membuat awet muda. Ada pula yang bersedia menempuh cara yang agak beresiko yaitu suntik awet muda.

Hal tersebut dapat dimengerti jika kebanyakan wanita ingin tetap disayang pasangannya, tetap menjadi pusat perhatian pasangannya dan cara yang paling mungkin dan kongkrit adalah dengan tetap menjaga penampilan fisiknya (masih perlu diteliti lebih lanjut).

Para wanita betul bahwa masalah tsb. dapat diatasi dengan mengenakan pakaian yang bagus, asesories bermerek ataupun kosmetika yang mahal, namun tahukah Anda bahwa hal yang paling paling menarik bagi kaum pria dari seorang wanita adalah kepribadiannya ?

Tahukah Anda bahwa penyebab yang paling “boros” menggerogoti kecantikan seorang wanita adalah stres, tidak percaya diri, insomnia, takut menjadi tua, rasa sedih, marah dsb.

Kebanyakan pria cukup realistis untuk menerima kenyataan bahwa pasangannya menjadi semakin tua, namun kebanyakan pria tidak rela jika pasangannya berubah menjadi semakin tidak percaya diri karena tidak ada lagi hal unik yang dapat membuatnya tertarik.

Jadi keliru jika hal unik tersebut diterjemahkan hanya sebagai kecantikan fisik semata, kecuali jika hanya kecantikan yang menjadi satu satunya keunikan dan andalan Anda.

Apalagi definisi cantik bagi pria masa kini telah berubah menjadi “smart is sexy” yang artinya kira kira smart sebagai seorang ibu, smart sebagai seorang kepala rumah tangga, smart sebagai seorang ipar/menantu, smart sebagai seorang istri, smart sebagai seorang kekasih (baca : smart di tempat tidur).

Untuk ini, agar Anda tetap cantik  dan menarik diusianya, pastikan diri Anda terbebas dari segala bentuk hambatan pribadi yang dapat membuat pasangan Anda kehilangan selera.

Ingin cantik dan menarik ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Takut Diejek ?

Ketakutan terbesar dari seseorang yang kurang percaya diri adalah takut diejek terhadap kondisi subyektif dirinya.

Kondisi subyektif tersebut dapat berupa kondisi fisik seperti warna kulit, tubuh yang pendek, gemuk, kurus, rambut yang keriting, muka yang berjerawat dsb. ataupun kondisi non fisik seperti tingkat pendidikan, status sosial, keturunan, takut tulisannya diejek, takut argumentasinya ditertawakan dsb.

Idealnya, seseorang selalu berada dalam lingkungan yang kondusif, namun realitanya, lingkungan belum tentu selalu bereaksi sesuai dengan yang kita inginkan, misal orang tua atau guru yang terlalu kaku, pelit pujian, disiplin berlebihan, suka menghukum, saudara/teman main yang suka mengejek, pengasuh yang kasar dsb.

Akibatnya pembentukan konsep dirinya dapat terganggu dan berkembang menjadi ketidak puasan emosional dan sosial, padahal penerimaan positif (positive regard) lingkungan merupakan persyaratan penting dalam proses pembentukan rasa percaya diri seseorang, terutama pada periode emas, usia balita.

Itu sebabnya nasihat agar seorang untuk cuek terhadap lingkungan disekitarnya dan tampil penuh percaya diri menjadi “tidak bekerja”, karena rujukan emosi yang digunakan justru yang negatif.

Jadi bukan rasa tidak percaya diri yang harus dihilangkan, melainkan yang harus dicari adalah penyebab mengapa seseorang kehilangan rasa percaya diri atau dengan kata lain mengapa seseorang takut di ejek.

Ingin percaya diri? KLIK > https://servo.clinic/alamat/