Mengajarkan Manajemen Diri ?

Orang muda mengembangkan pola pikir tertentu saat mereka belajar mengurus diri sendiri.

Dengan setiap keberhasilan, mereka merasa lebih mudah untuk menghadapi tantangan-tantangan baru dengan antusiasme, bukannya dengan rasa takut.

Anda dapat membantu perkembangan ini dengan mendukung anak anak Anda mendefinisikan masalah-masalah yang ingin mereka bereskan dan mendukung mereka saat mereka mencobanya.

Anda akan menemukan banyak kesempatan untuk mendiskusikan prioritas-prioritas anak anak Anda bersama mereka. Mereka akan sering mengomentari tim-tim dengan siapa mereka ingin bergabung, mobil yang mereka dambakan dan universitas yang ingin mereka masuki.

Anda harus sering menyampaikan logika. Misalnya, jika anak Anda yang berumur enam belas tahun ingin masuk universitas yang baik, ia mungkin harus memilih antara keluar rumah setiap akhir minggu dengan menggunakannya untuk waktu belajar.

Masalah uang seringkali memusingkan para remaja. Mereka ingin orang tua mereka yang membayari semuanya; orang tua memberi tahu mereka bahwa uang tidak semudah itu didapat.

Kebanyakan remaja memiliki daftar barang yang mereka inginkan dan ingin dimiliki segera. Hal tsb. biasanya sangat dipengaruhi oleh tekanan dari teman sebayanya dan iklan.

Sebagian memohon, sebagian meminta; jarang sekali mereka menyerah. Cobalah untuk mengarahkan permintaan akan uang, menjadi sebuah situasi pembelajaran.

Misalnya, jika anak remaja Anda sangat “membutuhkan” Discman yang baru, katakan padanya bahwa Anda paham benda itu penting bagi dirinya, tetapi Anda tidak akan memberikannya sekarang.

Jika ia bisa menunggu hingga ulang tahunnya, tanyakan kepadanya apakah ia punya ide bagaimana cara memperoleh uang untuk mendapatkan barang tsb. Tanggapan pertamanya mungkin adalah meminjam dari Anda.

Teruslah meminta saran-saran lain. Manfaatkan kesempatan untuk mengajarkan arti menabung. Daripada menolak permintaannya, sarankan ia melakukan pekerjaan di rumah atau cara cara lain untuk mendapatkan uang tunai.

Walaupun mungkin ia enggan dengan gagasan Anda, pada akhirnya ia belajar untuk menunda pemuasan.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin anak Anda berubah  ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Rasa Takut untuk Mandiri ?

Jika anak remaja Anda adalah seorang pencari dukungan, Anda harus sangat berhati hati, karena mungkin ia tidak akan pernah mengatakan pada Anda apa yang ia rasakan dikarenakan ketakutannya mengatakan hal-hal yang salah.

Sebaliknya, ia akan mencoba menebak nebak Anda agar dapat mengetahui apa opini Anda. Yang lebih buruk lagi, ia mungkin menunjukkan kurangnya objektifitas mengenai teman teman dan perilakunya sendiri. Ia takut ditolak dan mungkin bergantung pada seseorang yang akan membuatkan keputusan baginya. Rasa takut untuk mandiri ini pasti bukan hal yang Anda inginkan.

Para remaja pencari dukungan harus belajar mengkomunikasikan perasaan perasaan dan keinginan mereka secara langsung. Mereka jarang percaya pada perasaan mereka dan tidak dapat melihat diri mereka secara positif.

Jangan biarkan mereka lolos dengan pernyataan pernyataan tidak jelas seperti “Apapun yang kau inginkan.” Dan hindari terjebak dengan berbicara atas nama mereka.

Sebaliknya, cobalah membantu mereka untuk belajar mengkomunikasikan perasaan perasaan mereka yang sebenarnya.

“Yang populer itu tidak selamanya benar dan apa yang benar tidak selalu populer” adalah pepatah yang melambangkan dengan tepat para pencari dukungan ini. Ajar mereka untuk menjadi kuat dan mandiri.

Satu pemikiran terakhir: jika secara tidak sadar Anda mendesak anak Anda untuk menjadi seorang pencari dukungan, introspeksi diri Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak membiarkan harapan Anda yang terlalu tinggi mengaburkan persepsi Anda tentang siapa sebenarnya anak Anda dan apa minatnya.

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin mandiri? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Perasaan Anda dalam Menetapkan Batasan Batasan ?

Apakah Anda berpikir batasan batasan itu perlu atau apakah semua itu membatasi kebebasan seorang anak ?

Jika Anda tidak bisa mengatakan tidak tanpa merasa bersalah karena telah merampas sesuatu dari anak Anda, berarti Anda bermasalah karena mengalah pada tuntutan tuntutan seorang anak hanya akan membuat mereka lebih sulit diatur.

Dilain pihak, mungkin Anda adalah tipe orang tua ekstrem yang lain yang membebankan batasan batasan yang berlebihan atas segala hal, dimana ini juga berdampak negatif terhadap keluarga Anda.

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/