Konsep Diri ?

Konsep Diri adalah tentang apa saja yang kita “fikirkan” dan kita “rasakan” tentang diri kita.

Pada saat kita berfikir tentang “Citra Diri” kita, berarti kita sedang memikirkan diri kita. Contoh :

  • Saya seorang profesional atau seorang penyabar atau suka menolong. Berarti kita memiliki citra diri yang “positif” tentang diri kita.
  • Saya seorang pemarah atau seorang yang gagal atau seorang yang kotor. Berarti kita memiliki citra diri yang “negatif” tentang diri kita.

Tetapi pada saat yang bersamaan (simultan), kita juga memiliki “Harga Diri” atau apa yang kita rasakan tentang diri kita. Apakah kita merasa nyaman ataukah gelisah dengan “Citra Diri” yang kita pilih tersebut ? Contoh :

  • Saya nyaman dengan citra diri positif atau citra diri negatif saya.
  • Saya tidak nyaman dengan citra diri positif atau citra diri negatif saya.

Sehingga terdapat 4 kemungkinan yang terjadi, yaitu :

  • Saya seorang penyabar (citra diri positif) dan saya menyukainya (harga diri yang baik). Kita akan termasuk pada kelompok orang yang “BAHAGIA”
  • Saya seorang yang berprasangka baik pada teman (citra diri positif), akan tetapi mengapa teman baik saya menyalah gunakan kepercayaan saya (merasa tidak nyaman / harga diri yang buruk) ? Kita mulai “marah” pada pilihan mental “berprasangka baik” tersebut. Kita akan masuk pada kelompok orang yang “MEMBENCI DIRI SENDIRI”
  • Saya seorang pemarah (citra diri negatif), dan ternyata bawahan saya mau mengikuti perintah saya (merasa nyaman / harga diri yang baik). Kita mulai “menikmati” walaupun tau marah marah itu buruk. Kita akan masuk pada kelompok orang yang “APATIS”
  • Saya seorang yang pemarah (citra diri negatif) dan saya benci dengan sifat tersebut (merasa tidak nyaman / harga diri yang buruk). Kita akan masuk pada kelompok orang yang “SANGAT TIDAK BAHAGIA”.

Sebaiknya pilih yang “citra diri positif” dan “harga diri yang baik”. Niscaya kita termasuk kelompok yang bahagia.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/