Pelatihan Motivasi untuk Karyawan ?

Sering kita jumpai HRD Manager yang kecewa setelah melihat dampak “pelatihan motivasi” terhadap kinerja karyawannya, sehingga berfikir ulang untuk memfasilitasi pelatihan tersebut.

Biasanya “semangat” karyawan hanya bagus pada beberapa hari pasca pelatihan dan setelah itu kembali lagi pada kebiasaan lama.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi ?

Letak “perubahan” sikap dan perilaku karyawan adanya di tabula rasa. Itu sebabnya materi pelatihan motivasi yang baik selain mengandung materi “olah nalar” juga harus disertai materi “olah rasa”.

Materi pelatihan harus dapat memberikan alasan mengapa seseorang perlu “berubah”. Selain itu motivator harus dapat menjelaskan mengenai mekanisme sikap dan perilaku, hambatan psikis (mental blocking) dan memberikan “cermin” yang sesuai bagi masing masing individu, sehingga mereka sendiri yang menentukan “cara respon” yang seharusnya sesuai dengan keunikan dirinya. Ibarat seseorang pengguna kacamata yang berusaha meyakinkan orang lain untuk menggunakan kacamata yang cocok bagi dirinya, namun belum tentu cocok bagi orang lain.

Selanjutnya memberikan tehnik dan cara cepat untuk berubah serta pengalaman langsung “nikmatnya” berubah. Jadi instruktur tidak hanya menginduksi peserta dengan pengalaman dan semangat yang menggebu gebu dari kesuksesan dirinya.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/