Cara Mengatasi Susah Tidur

Susah tidur yang diakibatkan oleh gangguan psikis seperti volume pekerjaan yang menumpuk, masalah keluarga ataupun konflik dengan atasan, secara langsung tidak akan membahayakan ybs.

Apalagi tubuh memiliki kemampuan untuk mengganti kekurangan jumlah jam tidur melalui tidur pengganti disiang hari, pada akhir minggu, tidur ayam ataupun tidur sesaat (microsleep).

Namun jika hal tersebut tidak segera diatasi pada kesempatan pertama maka dapat mengganggu produktifitas, kehidupan sosial, keharmonisan rumah tangga, bahkan meningkatkan resiko keselamatan kerja dan berkendara, untuk itu akar masalah yang menjadi penyebab gangguan tidur harus dihilangkan.

Manajemen tidur seperti mandi air hangat, menyingkirkan gadget, meredupkan lampu, tidak minum kopi, cuci kaki, menggunakan kaus kaki, minum susu, mengurangi sayuran memang dapat meningkatkan kualitas tidur, namun tidak menghilangkan akar masalahnya.

Jadi dengan ataupun tanpa bantuan profesional, lakukan penelusuran pribadi apakah kita memiliki trauma atau pengalaman buruk di masa lalu sehingga timbul kebiasaan menghindar dari masalah. Jika iya, segeralah berubah.

Temukan cara untuk menghadapi setiap ujian atau rintangan hidup yang ada sehingga tidur nyenyak.

Ingin mudah tidur? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Pengobatan Susah Tidur ?

Kecuali susah tidur yang disebabkan oleh gangguan medis, kebanyakan insomnia lebih disebabkan oleh gangguan psikis.

Hal tersebut dapat dipicu oleh situasi ekstrim seperti tekanan pekerjaan, masalah keluarga, pasca sakit, pemutusan hubungan kerja (PHK), kehilangan orang yang dicintai, terjerat kasus hukum, konflik tetangga dsb.

Adapun pengobatannya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pengobatan simptomatik dan pengobatan kausal. Pengobatan simptomatik ditujukan pada mengobati gejala atau akibat yang ditimbulkan berupa perasaan negatif seperti cemas, takut, panik, gelisah, biasanya menggunakan obat obatan ataupun suplemen. Sedang pengobatan kausal ditujukan pada menemukan akar masalah atau penyebab timbulnya gangguan psikis, biasanya menggunakan psikoterapi atau hipnoterapi.

Dalam keadaan darurat, pengobatan simptomatik dapat membantu meringankan keluhan ybs., namun jika akar masalah yang menjadi penyebab susah tidur tidak turut dihilangkan, maka pengobatan simptomatik bersifat sementara, bahkan dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah baru berupa ketergantungan obat akibat adanya efek toleransi dari penggunaan obat.

Ibarat kaki yang tertusuk duri, susah tidur hanyalah akibat dari adanya penyebab insomnia (khususnya insomnia yang disebabkan oleh gangguan psikis) sehingga dalam mengobatinya kita memiliki dua pilihan : apakah akibatnya yang diobati (rasa nyerinya atau perasaan negatifnya) ataukah sebabnya yang diatasi (mencabut durinya atau membuang penyebab cemasnya).

Pilihan selanjutnya terserah Anda !

Ingin mudah tidur ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian-susah-tidur/

Susah Tidur dan Produktifitas ?

Bagi seorang karyawan, susah tidur khususnya yang bersifat psikis, dapat mengganggu produktifitas kerja.

Bayangkan jika ybs. harus setiap hari berangkat ke kantor dalam kondisi tidak fit akibat kurang tidur, hal ini tentu saja dapat mengganggu konsentrasi dan kinerja dirinya dalam berkendara, menyusun rencana kerja, berkomunikasi dengan sejawat, berinteraksi dengan pelanggan, mengambil keputusan penting dan dapat meningkatkan resiko kecelakaan kerja.

Manajemen tidur seringkali tidak banyak membantu, karena gangguan tidur yang disebabkan oleh psikis bukanlah persoalan teknis tidur semata, melainkan disebabkan oleh kebiasaan seseorang dalam merespon stimulus ataupun persoalan yang datang dari dalam maupun dari luar dirinya.

Akibatnya timbul pola respon yang terbolak-balik, dimana pada saat waktu tidur yang pikirannya seharusnya diistirahatkan, justru malah aktif, sebaliknya perasaan rileks yang seharusnya meningkat (baca : ngantuk), malah berubah menjadi tegang atau waspada dan yang lebih parah lagi, jika usaha untuk melawan sulit tidurnya, justru semakin memperparah insomnia.

Penggunaan obat tidur dalam jangka pendek, memang dapat membantu, namun bersifat sementara. Penggunaan obat tidur, tanpa disertai mencari penyebab, justru dapat menimbulkan persoalan baru berupa ketergantungan dan kebutuhan dosis obat yang semakin lama dapat semakin meningkat akibat adanya efek toleransi obat. Catatan : efek toleransi adalah adanya kebutuhan menaikkan dosis obat, untuk mendapatkan efek nyaman yang sama.

Untuk ini, penanganan susah tidur harus difokuskan kepada mencari penyebab mengapa seseorang sulit tidur.

Ingin kembali produktif ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian-susah-tidur/