Cara Respon ?

Dalam kehidupan sehari hari, keluaran (output) dari pemrosesan stimuli ditentukan oleh “cara respon” atau biasa disebut dengan “sikap”.

Jika cara respon “benar” maka seseorang masuk ke “mekanisme tumbuh”. Biasanya ada dua kemungkinan yang akan dilakukan yaitu jika hasil sesuai dengan yang direncanakan maka ybs. siap menetapkan dan meraih target berikutnya. Namun jika hasil belum sesuai ybs. akan “bersabar” dan merubahnya dalam bentuk “ihtiar”. Adapun ihtiar yang dilakukan salah satunya dengan mengubah “cara respon”, kemudian siap beraksi kembali. Siklus tersebut akan terus diulangi sampai mencapai hasil yang direncanakan.

Namun jika cara respon “salah”, maka seseorang akan masuk ke “mekanisme uzur”. Ada dua kemungkinan yang akan dilakukan yaitu jika berinteraksi dengan “sumber stress” maka ybs. akan mudah panik, gugup, takut, fobia atau jika lari dari masalah atau “melakukan kompensasi” maka ybs. akan masuk pada bentuk bentuk kebiasaan buruk, kecanduan / maniak, rasa malas, rasa sedih dsb.

Ada dua kemungkinan pemecahan yang dapat dilakukan, pertama “tinggalkan” atau lakukan “hijrah” misal jika kuliah atau bekerja pada bidang yang tidak sesuai putuskan “pindah”, jika tidak cocok dengan pasangan Anda, “cerai”. Namun cara ini biasanya terlalu beresiko misal orang tua tidak setuju Anda pindah jurusan, pindah kerja menimbulkan resiko pada ekonomi keluarga, perceraian akan mengorbankan anak Anda. Belum lagi sulit membedakan antara mencari solusi dengan lari dari masalah atau mencari permakluman orang lain.

Cara lain yang paling mungkin dan kecil resikonya adalah dengan “mengubah minat” ataupun “mengubah cara respon”. Mengubah minat berbeda dengan berusaha/memaksakan diri berubah.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

3 respons untuk ‘Cara Respon ?

  1. semua problem yang anda sebutkan dalam masalah sikap tersebut ada pada diri saya,solusi pindah kerja saya rasa bukan pilihan karena dimanapun saya bekerja jika sikap saya masih pemalu,gugup, tidak percaya diri selalu tegang dengan lawan bicara,dimana pun saya bekerja tetap tidak akan nyaman bagaimana cara menghapus file memori yang berhubungan dengan sikap saya itu,biar sikap itu hilang selamanya….saya sudah capek…bantu saya secepatnya.

  2. untuk mas andika saya ucapkan terimakasih karena mau berbagi dengan saya. sekarang saya merasa bukan hanya saya sendiri yang punya masalah berat bagi saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s