Berilah Kontribusi kepada Masyarakat !

Marc Benioff, Chaiman dan CEO salesforce.com.

Walaupun terdengar aneh, tapi nasihat bisnis terbaik yang pernah saya terima bukan tentang bagaimana menghasilkan uang-melainkan bagaimana memberikannya.

Pada tahun 1997, saat saya menjadi seorang eksekutif di Oracle Corporation, Colin Powell bersama dengan lima presiden yang masih hidup maju dan meluncurkan America’s Promise (Janji Amerika)-sebuah program yang menantang bangsa Amerika untuk membuat komitmen yang lebih besar terhadap generasi muda.

Hal itu memotivasi CEO Oracle, Larry Ellison untuk memprakarsai sebuah program kemanusiaan perusahaan yang disebut Oracle’s Promise (Janji Oracle) dan saya ditunjuk untuk menghabiskan $100 juta untuk memasukkan perangkat komputer ke sekolah sekolah.
Tiba tiba saja saya hidup didua dunia, saya menghabiskan separuh dari waktu saya dirapat-rapat manajemen dan separuhnya lagi di berbagai sekolah di wilayah Selatan Tengah Los Angeles, Washington DC., Irlandia Utara dan Israel.

Walaupun kami menempatkan ribuan komputer di berbagai sekolah di seluruh dunia, tim kecil kami merasa seakan-akan upaya tersebut belum meningkatkan potensi kemanusiaan Oracle.

Saya memikirkan kembali seruan Colin Powell kepada perusahaan Amerika agar “berinisiatif” dengan melibatkan diri di dalam berbagai proyek pelayanan kaum muda dan memberi para karyawan waktu luang yang dibayar untuk berpartisipasi dalam program ini.

Saya menyadari bahwa kecintaan terhadap sesama manusia lebih dari sekedar membagi bagikan uang dan saya tahu bahwa jika kami dapat memanfaatkan aset Oracle sepenuhnya-para karyawan, konsumen dan mitra-mitranya-kami dapat memberikan kontribusi yang jauh lebih besar.

Saat itu merupakan saat menentukan yang membantu menginspirasi konsep saya mengenai “gerakan kemanusiaan terpadu”, praktek yang menekankan layanan sosial dari awal lahirnya sebuah perusahaan.

Tidak lama setelah saya mengawali salesforce.com, perusahaan meluncurkan salesforce.com/foundation, yayasan amal publik 501(c)3 dengan misi memadukan gerakan kemanusiaan dengan bisnis.

Bersama sama dengan sumber pendanaan swasta, salsesforce.com menempatkan lebih dari 1% saham baru perusahaan di yayasan tersebut. Perusahaan juga menetapkan sumbangan sebesar 1% dari keuntungan bagi masyarakat dan 1% dari jam kerja karyawan bagi pelayanan masyarakat.

Model 1-1-1 tersebut-saham, waktu karyawan dan keuntungan-menjamin bahwa seiring dengan tumbuhnya bisnis, kontribusinya bagi masyarakat dimana perusahaan tersebut beroperasi juga meningkat.

Colin Powell membentuk misi tersebut untuk membuat kalangan perusahaan terlibat secara sukarela di dalam sebuah “kampanye”. Jika dijalankan, kemungkinannya luar biasa.

Coba pikirkan apa yang akan terjadi jika sebuah perusahaan modal ventura kelas atas mengharuskan perusahaan yang menanamkan modal untuk menempatkan 1% dari aset mereka ke yayasan amal publik yang melayani masyarakat dimana mereka menjalankan bisnis. Potensi dari berbagai perusahaan yang menyertakan “melakukan kebaikan” ke dalam struktur bisnis mereka adalah tak terbatas.

Pada bulan Juli 2000, salesforce.com/foundation membuka pusat komputer pertamanya dengan menyediakan akses gratis bagi anak muda yang tidak memiliki fasilitas tersebut dan Colin Powell pun hadir.

Sejak itu, kami telah membentuk 19 fasilitas seperti itu di San Francisco, sebuah laboratorium komputer yang bisa dipindahkan di Hawaii dan 24 pusat komputer di 9 negara lainnya di seluruh dunia, yaitu Kenya, Rumania, India, Israel, Laos, Jerman, Nepal, Irlandia dan Afghanistan.

Pusat pusat teknologi masyarakat ini telah menjangkau lebih dari 50.000 orang di seluruh dunia. Para karyawan telah menjalani 8.000 jam pelayanan masyarakat dan perusahaan perusahaan termasuk AOL, Gateway dan Cisco telah bergabung dengan usaha kami, menyumbangkan pelayanan, waktu dan keahlian bagi pusat pusat teknologi ini.

Kami kini memiliki empat kantor yayasan yang beroperasi di Pesisir Barat dan Timur Amerika Serikat serta di Eropa dan Asia.
Selain itu sekitar separuh dari karyawan membuat kontribusi saham atau tunai ditahun 2003 dan kami juga menerima sumbangan dari individu individu di luar perusahaan.

Tujuan pribadi saya adalah untuk menghimpun $100 hingga $200 juta bagi yayasan selama lima tahun kedepan dalam bentuk kontribusi tunai dan ekuitas. Salesforce.com/foundation telah memperkaya masyarakat kami-begitu pula perusahaan dan hidup kami. Yayasan ini merupakan senjata rahasia yang membuat kami tetap berpijak ke bumi.

Orang berada di sini untuk melakukan banyak hal, tidak sekedar menghasilkan uang; mereka membuat dampak positif bagi dunia.
Seorang staf IT menghabiskan setiap Senin di laboratorium teknologi salesforce.com/foundation, untuk membagikan keterampilan profesionalnya dengan para murid yang menjadi anak didiknya; seorang anggota tim penjualan kami bekerja melalui sebuah program pemberantasan buta huruf untuk memberi dukungan dan pengaruh yang positif terhadap seorang murid bermasalah; dan vice president pemasaran kami mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan baru kepada orang dewasa yang tak memiliki pengalaman dengan komputer.

Para karyawan kami tahu bagaimana menjadikan pelayanan masyarakat bagian dari hidup mereka dan mereka tahu imbalan dari pemberian.

Saya tahu bahwa sebagian dari orang orang ini akan pergi dan mendirikan persahaan mereka sendiri dan saya harap mereka akan turut membawa model yang diinspirasikan oleh Colin Powell kepada kami untuk dikembangkan di sales force.com.

Sumber : Donald Trump, The Way to The Top.

Ingin cepat berubah? KLIK >

https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s