Apakah Harus Selingkuh ?

Tidak ada yang dapat menjawabnya. Ada beberapa motif tipikal untuk keterlibatan di luar pernikahan. Anda perlu bertanya kepada diri sendiri tentang motif Anda. Sebagai contoh :

  • Apa yang Anda harapkan dari perselingkuhan ?
  • Apakah Anda merasa perkawinan Anda membosankan karena itu Anda memerlukan perselingkuhan ?
  • Apakah Anda menganggap perselingkuhan sebagai cara untuk menghindari membangun perkawinan ?
  • Apakah ketidak puasan Anda dalam perkawinan adalah hal yang sesungguhnya atau bagian dari ketidak puasan Anda terhadap diri Anda sendiri ?

Walaupun sebaiknya tidak, jika Anda memiliki hubungan gelap di luar pernikahan, Anda harus menggunakan kondom, lebih baik yang mengandung nonoxodyl, untuk mencegah penularan penyakit seksual.

Anda juga harus memilih pasangan secara cermat. Apakah orang itu memiliki emosi yang stabil ? Apakah harapannya untuk perselingkuhan juga sama seperti Anda ?

Film Fatal Attraction menunjukkan orang yang obsesif. Anda mungkin tidak ingin bertemu dengan pria / wanita dengan pisau di tangan yang membunuh boneka anak Anda, tetapi jika Anda tidak memilih secara berhati hati, Anda mungkin akan bertemu dengan orang yang menelpon Anda di rumah atau di kantor, mengirim surat atau catatan kecil dan biasanya mengganggu kehidupan rumah tangga Anda dalam cara yang tidak dapat Anda bayangkan.

Anda juga harus memikirkan resikonya, baik bagi perkawinan dan diri Anda sendiri. Sebagian besar pria dan wanita yang mengatakan bahwa perselingkuhannya tidak memiliki pengaruh besar pada perkawinannya adalah mereka yang berselingkuh dengan tingkat keterlibatan emosional yang terbatas, atau singkat dan dangkal.

Sebagian orang tersebut juga memiliki perkawinan dengan tingkat keterlibatan emosional yang rendah. Jika orang terlibat dalam perselingkuhan dengan tingkat emosional yang sangat tinggi, mereka melaporkan konflik atau bahkan perceraian.

Perselingkuhan sekilas dapat terjadi di dalam perkawinan, tetapi percintaan yang dirahasiakan tersebut bersaing dengan perkawinan. Apakah Anda siap dengan jalan keluarnya jika hubungan di luar pernikahan menjadi lebih kuat ?

Pada setiap tingkatan, hubungan di luar pernikahan bersifat merusak. Walaupun perselingkuhan terjadi sekilas, pengalaman tersebut mungkin memiliki pengaruh kuat terhadap diri Anda dan perkawinan Anda. Konsekuensi tersebut bersifat destruktif.

Salah satu konsekuensi tersebut adalah rasa tidak percaya. Jika Anda memiliki keretakan hubungan dengan suami / istri Anda, Anda mungkin merasa bahwa Anda tidak mempercayainya lagi. Anda mungkin juga menduga duga, apakah suami / istri Anda juga mengkhianati Anda ?

Perselingkuhan dapat merusak perkawinan dengan menabur benih ketidak percayaan.

Sumber : Secrets of Better Sex, Joel D. Block, Ph.D., 1997.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Satu pemikiran pada “Apakah Harus Selingkuh ?

  1. Mungkin itu yang terjadi pada sebagian pria, akan tetapi kaum pria memiliki ego yang lebih tinggi (dia selalu melakukan perselingkuhan walaupun dia sendiri tidak bisa menerima jika pasangannya berselingkuh).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s