“Yang Dipedulikan Orang Tuaku Hanyalah …”

Para remaja sering kali menyerang nilai nilai yang dianut orang tua mereka karena mereka merasa frustasi, terluka dan tidak mampu menyenangkan orang tua mereka.

Jadi mereka mengabaikan usaha mereka dan situasi keluarga berubah menjadi buruk.

Mereka mengeluh tentang jaringan sosial, kepemilikan, sikap pilih kasih terhadap saudara kandung mereka, atau kekhawatiran yang berlebihan terhadap prestasi mereka di sekolah.

Karena tidak yakin dengan nilai nilai mereka sendiri, anak remaja Anda mendefinisikan dirinya menurut apa yang tidak ia sukai lebih daripada apa yang ia sukai.

Pola perilaku ini biasanya timbul saat anak anak muda merasa tidak dimengerti; karena tidak suka terhadap ketidak mampuan mereka untuk menjelaskan maksud mereka melalui saluran komunikasi yang normal, mereka menyerang dan mencemoohkan, berbuat seenak hati untuk membuat Anda ngeri.

Berhati hatilah: kadang kadang rasa frustasi mereka merupakan tanggapan yang sebenarnya terhadap harapan orang tua yang tidak realistis (seperti saat orang tua seorang siswa berharap anak mereka memperoleh nilai A).

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s