Pendekatan Liberal ?

Gaya ini jauh lebih modern.

Jika pendekatan otoriter mewakili nilai nilai yang sangat konservatif, pendekatan ini adalah pandangan yang sangat liberal. Anak di dorong untuk membuat keputusan sendiri dan orang tua mengambil peran yang pasif, turun tangan hanya jika dibutuhkan.

Disiplin atas pelanggaran biasanya lunak dan berjangka pendek dan sebagian orang tua mungkin sekedar mengungkapkan perasaan tidak puas: “Aku benar benar berharap kamu tidak berbuat demikian.”

Sebagian orang tua ini sebenarnya malas, tetapi banyak yang menerapkan pendekatan ini sebenarnya bermaksud baik. Mereka percaya bahwa dengan tidak membuat kepribadian serta keinginan anak anak mereka terbatasi oleh peraturan, anak anak mereka akan tumbuh menjadi individu individu yang lebih bahagia.

Namun karena kepada anak anak ini diberikan tanggung jawab yang besar, entah mereka bisa menanganinya atau tidak, pendekatan liberal ini memiliki permasalahannya sendiri. Banyak remaja tidak memiliki kedewasaan dan pengalaman yang mereka butuhkan agar dapat mengatur kehidupan mereka dan merekapun menjadi goyah tanpa pedoman.

Tanpa seorang yang menekankan pentingnya tujuan jangka panjang atau mengajari mereka tentang disiplin diri, para remaja ini sering kali terbawa pada pengejaran kesenangan yang tanpa tujuan dengan mengabaikan masa depan atau konsekuensinya.

Sumber : Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, Dr. Neil I. Bernstein, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s