Hercules & Cinderella ?

Sejak jaman Hercules sampai James Bond, pria heroik digambarkan sebagai pria yang tidak dapat dikalahkan.

Amati beberapa reaksi yang membedakan anak laki laki dan anak perempuan. Seorang anak perempuan yang malu malu dianggap manis. Seorang anak laki laki yang malu malu dianggap kebanci-bancian.

Anak perempuan dan wanita dewasa menunjukkan tanda fisik kasih sayang satu sama lain dan menangis secara terbuka sambil saling berpelukan. Anak laki laki dan pria dewasa tidak begitu.

Banyak pria dan wanita membatasi dirinya dalam peran satu dimensi : Ayah, Ibu, pemimpin, pengikut dan sebagainya.

Walaupun hal tersebut telah berubah, wanita mungkin diharapkan memainkan peran seksual yang lebih pasif dibandingkan pria. Wanita yang agresif dapat dianggap mengancam atau mengintimidasi. Sebaliknya, pria yang pasif secara seksual dianggap tidak jantan atau dicurigai sebagai homoseksual.

Sampai belum lama ini, wanita tidak diharapkan memulai seks-atau juga tidak diharapkan menikmati hubungan seksual.

Pasangan yang dapat melebur peran jenis kelamin mengalami perilaku yang lebih luas, seksual dan lainnya.

Sumber : Secrets of Better Sex, Joel D. Block, Ph.D., 1997.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s