Kesalahan Konsepsi tentang Hipnotis #1

Kesalahan :

Seorang pelaku hipnotis adalah orang yang diberi kekuatan seperti Svengali atau kekuatan magis yang misterius.

Fakta :

Pelaku hipnotis tidak memiliki kekuatan luar biasa atau kekuatan mistik apapun. Seorang pelaku hipnotis adalah seseorang yang mengetahui bahwa subjeknya sebenarnya menghipnotis dirinya sendiri.

Pelaku hipnotis hanyalah seseorang yang telah mempelajari atau mungkin menguasai ilmu dan seni tentang sugesti yang efektif. Dia mengajari subjeknya cara untuk mewujudkan atau memunculkan sendiri kondisi hipnotik.

Hipnotisme kadang kadang disebut juga “manipulasi atas imajinasi.”

Kesalahan :

Seseorang yang berada dalam kondisi hipnotik mungkin tidak dapat disadarkan dengan mudah dan mungkin tetap dalam kondisi tersebut untuk waktu yang cukup lama.

Fakta :

Kondisi hipnotik sama dengan terhanyut sepenuhnya dalam sebuah film atau sebuah buku. Dengan kata lain, ia merepresentasikan konsentrasi perhatian tertentu.

Tidak ada seorangpun yang terus menerus berada dalam kondisi hipnotik untuk waktu yang tak terbatas. Seorang pelaku hipnotis atau subjek dapat mengakhiri kondisi hipnotik sesuai dengan kehendaknya.

Ia sama sederhananya dengan membuka mata kita. Subjek pada akhirnya tersadar dari apa yang dikenal sebagai “tidur hipnotik.” Karenanya, tidak benar jika kita terlalu takut akan ketidak sadaran akibat hipnotis. Belum pernah ada kasus di mana subjek tidak dapat kembali pada kondisi sadar.

Sumber : Hipnotis, Frank S. Caprio, M.D., 2007.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s