- Bicaralah dengan terapis Anda secara jujur dan terbuka. Carilah anjuran yang terbaik tentang aspek fisik interaksi seksual pada kasus Anda. Libatkan pasangan Anda dalam diskusi.
- Jangan malu menghubungi terapis seks. Sebagian besar profesional tidak terlatih dalam masalah seks. Demikian pula ahli dalam masalah psikologi dan hubungan personal.
- Jangan bereaksi terhadap penyakit atau kecacatan dengan menarik diri Anda. Rasa takut membebani orang lain, rasa malu, rasa marah tentang kejadian dapat mengisolasi seorang wanita atau pria. Ceritakan perasaan Anda.
- Berpikir tentang seks. Bacalah kisah erotik. Bebaskan fantasi Anda.
- Eksplorasi perasaan seksual Anda. Dengan mengeksplorasi perasaan seksual Anda sendiri tanpa merisaukan pasangan Anda, Anda dapat menemukan kembali seksualitas Anda.
- Kasih sayang. Walaupun Anda tidak merasa akan mendapatkan seks, jangan membatasi diri dari ekspresi kasih sayang. Pada saat stres, Anda dan pasangan Anda membutuhkan kontak fisik, ciuman, pelukan dan tangan yang membimbing.
- Miliki sikap positif. Jika Anda bercinta, jangan risau tentang kemampuan berfungsi. Sikap yang Anda ambil tentang seksualitas Anda jauh lebih penting dibandingkan keterbatasan fisik yang Anda miliki.
Sumber : Joel D. Block, Ph.D., Secrets of Better Sex, 1997.
Ingin cepat berubah? KLIK > https://servo.clinic/alamat/
Infonya sangat bermanfaat sekali buat kita2.