Jangan Macam Macam dengan Aku !

Remaja remaja yang marah dan memberontak tidak benar benar merasa percaya diri.

Remaja remaja ini biasanya menjaga jarak dengan orang orang dengan cara pasang sikap agresif dan berani, bertekad untuk menyembunyikan kerentanan dan luka hati mereka dengan cara melawan siapapun yang mungkin akan mengungkapkan kelemahan itu.

Sulit untuk berada di dekat anak anak remaja ini dikarenakan sifat kasar mereka dan bagi banyak orang, kecenderungan mereka untuk mengalami kesulitan merupakan penyebab dari sikap agresif mereka.

Misalnya, seorang wanita muda selalu mempertanyakan otoritas salah seorang gurunya. Setiap kali guru ini mengomentari perilakunya, ia menjadi marah dan menuduh gurunya itu sedang mencari cari kesalahan. Ia mulai menanggapi dengan defensif komentar komentar si guru yang memang benar.

Reaksinya menjadi begitu ekstrem sehingga sang guru mulai menghindarinya dan mengajar seakan akan gadis muda itu tidak termasuk di antara para siswa. Ia tidak dapat menerima bahwa perasaannya terluka oleh penolakan si gadis muda, bahkan gadis itu menjadi semakin kasar.

Seorang remaja lain selalu memicu pertengkaran kemanapun ia pergi. Ia berasumsi bahwa teman teman sebayanya sentimen padanya dan sering bereaksi agresif terhadap komentar komentar mereka yang sebenarnya tidak bermaksud apa apa. Dikarenakan penghargaan diri yang rendah, biasanya ia tidak dapat menilai dengan tepat maksud mereka dan malah menaruh kesimpulan yang negatif.

Suatu kali, salah seorang rekan satu tim basketnya melontarkan komentar dengan nada bercanda mengenai potongan rambut barunya. Rekan satu timnya itu hanya bercanda, tetapi ia pikir ia sedang diserang, lalu menanggapi dengan berteriak marah.

Dalam situasi seperti itu, bisa dipastikan tidak seorangpun ingin kenal dekat dengannya.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin cepat berubah? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s