Manusia Terpintar sekaligus Termalang di Dunia ?

Membaca kisah tentang kehebatan sekaligus kemalangan seorang William James Sidis membuat saya merinding.

Bagaimana mungkin, seorang dengan kemampuan luar biasa : IQ di kisaran 250-300, sudah bisa makan sendiri dengan menggunakan, sendok pada usia 8 bulan, di usia belum genap 2 tahun sudah menjadikan New York Times sebagai teman sarapan paginya, menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy.

Di usia 11 tahun Sidis diterima di Univ. Harvard sebagai murid termuda, memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika Harvard. Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan dalam sehari !

Namun ybs. meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun, dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Kehidupan Sidis tidak bahagia, popularitas dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya tersiksa. Sungguh ironis !

Beberapa tahun sebelum ia meninggal, Sidis sempat mengatakan kepada pers bahwa ia membenci matematika – sesuatu yang selama ini telah melambungkan namanya. Dalam kehidupan sosial, Sidis hanya sedikit memiliki teman. Bahkan ia juga sering diasingkan oleh rekan sekampus. Tidak juga pernah memiliki seorang pacar ataupun istri.

Gelar sarjananya tidak pernah selesai, ditinggal begitu saja. Ia kemudian memutuskan hubungan dengan keluarganya, mengembara dalam kerahasiaan, bekerja dengan gaji seadanya, mengasingkan diri. (Sumber : Milis Ahli Keuangan-Indonesia)

Saya jadi teringat, terdapat beberapa klien saya yang dahulunya secara akademis berprestasi seperti menjadi juara tingkat propinsi, lulus cumlaude, namun dikemudian hari merasa hidupnya tidak bahagia karena mengalami problem serupa yaitu kehilangan identitas/jati diri.

Untungnya sebelum semakin terpuruk, mereka mau meminta bantuan profesional. Kiranya hikmah yang bisa diambil adalah berhentilah memaksakan kehendak kepada sang buah hati tercinta dan untuk kita semua, percayalah bahwa ada “cara” untuk menemukan jati diri kita !

Ingin cepat berubah? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s