Ahli Ibadah ?

Ketika ada dua orang rajin ibadah namun jika orang yang kesatu beribadah karena ingin “bersyukur” sedang orang yang kedua beribadah karena ingin “kecanduan” maka beruntunglah orang yang kesatu, yang beribadah karena bersyukur.

Karena orang yang kesatu menjadikan ibadah hanya sebagai “alat” untuk mencapai tujuan yang lebih hakiki yaitu menyembah Allah Swt. atau untuk tujuan yang lebih individual seperti “mengenal” diri sendiri (baca : menemukan jatidiri). Sementara orang yang kedua biasanya menjadikan ibadah justru sebagai “tujuan”nya itu sendiri, misal shalat agar “dilihat” atau berhaji agar “dipuji”.

Walaupun sama sama memberikan rasa nyaman namun beribadah karena ingin bersyukur memberikan kenyamanan sejati sedang beribadah karena ingin kecanduan memberikan rasa nyaman yang semu dan tidak jarang berpotensi terpeleset ke arah “ujub” ataupun sombong. Dalam hati timbul “suara” seperti : sayalah orang yang paling taat, sayalah orang yang paling tekun beribadah dsb.

Orang yang pertama mempersepsikan kesibukan duniawi sebagai “ibadah” sedang orang yang kedua mempersepsikan kesibukan duniawi sebagai “gangguan”. Orang yang pertama memahami ibadah sebagai ucapan terima kasih sedang orang yang kedua memahami ibadah adalah kewajiban.

Itu sebabnya Siti Aisyah (istri nabi) pernah berujar “Wahai Nabi, bukankah dosa dosa engkau telah Allah SWT. ampuni dan  Surga telah dijanjikan untukmu, mengapa  engkau masih tekun beribadah ? Dengan enteng di jawab oleh nabi Muhammad SAW :”Tidakkah justru aku harus selalu bersyukur ?” (versi bebas).

Memang betul sih, kecanduan ibadah setidaknya masih lebih baik daripada kecanduan rokok, judi ataupun alkohol. Namun jika kita membaca lebih jernih atas setiap anugerah yang Tuhan berikan, kiranya kemanusiaan kita disentil sangat tepat oleh ayat Qur’an yang berbunyi “…… maka Nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan ?”

Ingin cepat berubah? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s