LoveMap ?

Istilah dan teori tersebut diciptakan oleh seorang peneliti masalah seksual John Money, Ph.D.

Ia menemukan bahwa pola rangsangan tertentu telah terbentuk pada masa anak anak saat otak membentuk lovemap melalui interaksi dengan orang tua, orang dewasa lain dan teman sebaya.

Pengalaman dini yang mungkin tidak Anda ingat ditempatkan pada peta tersebut. Sebagai seorang dewasa, jenis aktifitas seksual yang Anda sukai dan pasangan yang Anda pilih dipengaruhi oleh lovemap di otak.

Setiap orang memiliki lovemap. Menurut Money, sebagian orang memiliki lovemap yang “vandalisme,” diakibatkan penyiksaan yang dialami masa anak anak. Pola rangsangan mereka menyebabkan mereka menjadi misalnya, fetihisme tungkai yang hanya terangsang oleh tungkai atau sepatu, atau sadomasokistik yang merasa harus memberikan atau menerima rasa sakit untuk dapat terangsang-atau mungkin orang yang tidak mampu menemukan kenikmatan dalam aktifitas seksual.

Pada kasus yang ekstrim, orang dengan lovemap vandal tersebut melakukan tindakan kekerasan. Tetapi sebagian besar dari kita, memiliki lovemap yang cenderung menyebabkan kita untuk mencari, misalnya, wanita yang berambut pirang atau pria yang tinggi.

Dengan demikian dapat dimengerti bahwa bukan kecenderungan Anda sendiri, tetapi juga kecenderungan pasangan Anda untuk mencari kekasih atau cara bercinta tertentu. Dengan pengetahuan tersebut Anda dapat meningkatkan rangsangan.

Sumber : Joel D. Block, Ph.D., Secrets of Better Sex, 1997.

Ingin lebih bergairah? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s