Sulit Berkata Tidak ?

Sayang pada Anak merupakan hal lazim pada setiap orang tua.

Dengan alasan itu pula sering membuat banyak orang tua sulit menolak, saat sang buah hati minta dibelikan sesuatu entah itu makanan, mainan, ataupun benda benda lainnya. Namun sadarkah Anda bahwa kebiasaan selalu mengabulkan keinginan anak, mengandung konsekwensi buruk yang harus di perhitungkan ?

Walau seolah tidak bermakna, sesungguhnya ada hal yang dipelajari oleh buah hati kita saat meminta sesuatu yang dia inginkan yaitu “cara orang tua merespon keinginan mereka”.

Pada saat keinginan anak tidak langsung dikabulkan, pada awalnya, si anak mencoba untuk mendesak dengan berbagai cara, mulai dari merengek, berguling guling hingga mempermalukan orang tua di muka umum. Pada saat orang tua menyerah dan akhirnya mengabulkan keinginannya, pada “titik” inilah si anak mulai menemukan cara efektif memaksakan kehendak.

Tidak usah heran jika dikemudian hari si anak akan “meningkatkan” kualitas ataupun kuantitas keinginan, dengan sebuah keyakinan bahwa orang tua pasti akan mengabulkan, karena “aku” tau cara memaksakan keinginan, jika perlu dengan ancaman mogok sekolah, jadi pemberontak atau kabur dari rumah.

Padahal mengajarkan anak untuk menunda keinginannya, mengelola uang jajannya sendiri dan membelanjakannya untuk hal yang lebih produktif juga merupakan salah satu bentuk “sayang” yang bertanggung jawab.

Berani berkata tidak ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s