Pengukuran Harga Diri ?

Untuk keperluan penelitian empiris, psikolog biasanya menilai harga diri dari inventarisasi laporan diri yang menghasilkan hasil kuantitatif. Mereka menetapkan validitas dan reliabilitas dari kuesioner sebelum digunakan. Peneliti menjadi lebih tertarik pada pengukuran harga diri implisit.

Pengetahuan populer hanya mengenal harga diri yang “tinggi” dan harga diri yang “rendah”.

The Rosenberg Self-Esteem Scale (1965) dan Self-Esteem Coopersmith Inventory (1967/1981) fitur sistem yang paling banyak digunakan untuk mengukur harga diri.

Tes Rosenberg yang biasanya menggunakan sepuluh deretan pertanyaan penilaian pada empat titik sistem respons yang mengharuskan peserta menunjukkan tingkat kesepakatan terhadap serangkaian pernyataan tentang diri mereka sendiri.

The Coopersmith inventory menggunakan 50-deretan pertanyaan melalui berbagai topik dan bertanya apakah mereka menilai seseorang yang mirip atau berbeda dengan diri mereka sendiri. [12]

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Self-esteem

Ingin meningkatkan harga diri? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s