Obsesi ?

21/01/2010

Apakah Anda merasa sangat terobsesi pada suatu benda seperti HP, perhiasan, busana, sepatu dan sangat ingin memilikinya, namun sangat sulit untuk menunda pembeliannya ?

Saat telah mendapatkannya, apakah Anda hanya sebentar menggunakan dan menikmatinya, untuk kemudian terobsesi lagi pada model yang lebih baru, fitur yang lebih lengkap atau teknologi yang lebih canggih ?

Jika ya, kemungkinan Anda telah mengalami “kecanduan” yaitu kebutuhan akan rasa nyaman yang sangat kuat pada benda dan baru reda saat keinginan tersebut dapat dilaksanakan, misal : technomania untuk kecanduan pada teknologi.

Rasa kecanduan tersebut merupakan reaksi pemindahan (displacement) emosi kepada obyek lain karena obyek keinginan yang asli tidak tercapai. Namun sayangnya obyek pengganti jarang dapat memberikan kepuasan atau mengurangi ketegangan seperti obyek aslinya.

Akibatnya timbul dorongan pemenuhan yang terus menerus karena keinginan primernya tidak teredakan, semakin lama semakin meningkat dan berpotensi menjadi sumber kecemasan menetap.

Jika dorongan keinginan melampaui kemampuan pemenuhan secara materi (bahasa gaulnya : besar pasak dari pada tiang), hal ini dikemudian hari dapat mendorong seseorang bersinggungan dengan tindak kriminal, tindak asusila  seperti pencurian, korupsi, barter seks dsb.

Apakah Anda masih berminat untuk melanjutkan kebiasaan buruk tersebut, jika saat ini hal tersebut telah dapat diterapi ?

Ingin bebas mania ? KLIK >  https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s