Diskripsi Kecemasan ?

Efek fisik kecemasan dapat meliputi palpitasi jantung, kelelahan, mual, sakit dada, sesak nafas, sakit perut, atau sakit kepala.

Secara fisik, tubuh mempersiapkan dirinya untuk menghadapi ancaman. Tekanan darah dan denyut jantung meningkat, keringat meningkat, aliran darah untuk kelompok otot utama meningkat, fungsi sistem kekebalan dan pencernaan terhambat (respons lawan atau lari ).

Tanda-tanda kecemasan eksternal meliputi kulit pucat, berkeringat, gemetar, dan pelebaran pupil. Seseorang yang menderita kecemasan mungkin juga mengalami rasa takut atau panik. Meskipun serangan panik tidak dialami oleh setiap penderita kecemasan, serangan panik merupakan gejala umum.

Serangan panik biasanya datang tanpa peringatan, dan meskipun ketakutan pada umumnya tidak rasional, persepsi tentang bahaya menjadi sangat nyata. Seseorang yang mengalami serangan panik, sering merasa seolah-olah akan mati atau pingsan. Serangan panik sering di salah duga sebagai serangan jantung, oleh karena itu hanya seorang dokter yang dapat membedakan antara serangan panik atau serangan jantung.

Kecemasan tidak hanya terdiri dari gejala fisik, ada banyak juga berupa gejala emosional. Mereka termasuk “perasaan kecemasan atau ketakutan, sulit berkonsentrasi, merasa tegang atau kagetan, mengantisipasi yang terburuk, lekas marah, gelisah, mencari (dan menunggu) tanda-tanda (dan kejadian-kejadian) atau bahaya, merasa pikiran kosong” [6 ], juga “mimpi yang menakutkan / mimpi buruk, terobsesi tentang sensasi, deja vu, merasa terperangkap dalam pikiran dan merasa semuanya seperti menakutkan.” [7]

Efek kognitif kecemasan dapat mencakup pemikiran tentang bahaya yang dicurigai, seperti takut mati. “Anda mungkin … takut bahwa nyeri dada [gejala fisik kecemasan] merupakan serangan jantung mematikan atau bahwa rasa sakit di kepala Anda [gejala fisik lain dari kecemasan] adalah akibat dari suatu tumor atau pembengkakan pembuluh darah.

Anda merasakan suatu rasa ketakutan yang luar biasa ketika memikirkan mati, atau Anda mungkin berpikir tentang kematian, lebih sering dari biasanya, atau tidak bisa membebaskan itu dari pikiran Anda. “[8]

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Anxiety

Siapa yang mengalami serangan panik juga? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

4 pemikiran pada “Diskripsi Kecemasan ?

  1. Asslm.

    Sebelumnya thanks bgt yang posting artikel ini.

    Selama ini saya menderita kecemasan yg persis disebutkan di artikel tanpa tau penyebabnya apa dan bagaimana cara mengatasinya. Saya stress berat karena bayang2 kecemasan itu selalu menghantui saya, hampir setiap hari saya takut mati tanpa sebab yg jelas, tp tak ada yg bisa menolong saya.

    Terima kasih telah berbagi pengetahuan sehingga saya bisa lebih mudah mengatasai apa yg saya derita.

    Alhamdulillah..

    Wass.

    • Gangguan kecemasan hanyalah akibat bukan sebab.

      Untuk itu dengan ataupun tanpa bantuan terapis, mbak Nissa harus dapat menemukan akar masalahnya. Ibarat kaki yang tertusuk duri, perasaan tidak nyaman akan terus bercokol selama “duri emosi” tidak pernah di cabut.

      Sama seperti gangguan kecemasan lainnya, walau rasa takut mati tersebut tidak sampai menyebabkan kematian, tetapi jika dibiarkan dapat mengganggu kehidupan sosial dan menghabiskan waktu produktif mbak Nissa.

      Sebaiknya di terapi pada kesempatan pertama !

  2. bener banget, aku juga kd ngerasa kaya gitu takut berlebihan panik, serasa akan mati dada terasa perasaan aneh, seperti tidak merasa diri sendiri. Semoga jadi lebih baik
    Terima Kasih post’annya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s