Meredakan Depresi Ibu dengan Perawatan Singkat ?

Depresi pasca melahirkan bisa dialami segera setelah melahirkan dan berlangsung selama beberapa bulan setelahnya.

Namun studi baru menunjukkan bahwa gejala depresi dari sedang sampai parah umum dijumpai pada wanita yang kurang beruntung, baik setelah periode pasca melahirkan berlalu. Wanita tersebut terus mengalami depresi walau anak-anak mereka sudah di usia belajar jalan.

Sementara berita ini mungkin memprihatinkan, Dr Carol Weitzman dan rekan-rekannya di Yale University School of Medicine menunjukkan bahwa gejala ini dapat diidentifikasi dan diatasi dengan cepat.

Terapi perilaku kognitif singkat, katanya, lebih bermanfaat dari pada bantuan yang diberikan oleh manajemen kasus dan pekerja sosial.

“Depresi pada wanita usia subur terlayani sangat umum, dan hampir satu dari lima ibu dari anak-anak berusia lebih dari 1 tahun, dilaporkan mengalami gejala depressive dari sedang sampai parah, “kata Weitzman, MD.

Weitzman meminta 931 ibu untuk menyelesaikan  pengukuran 16-item keparahan depresi, sebelum mengambil anak mereka yang sehat dalam kunjungan ke sebuah klinik bagi anak-anak yang kurang beruntung. Dari wanita yang mengambil kuesioner, 71 orang diwawancarai untuk mengkonfirmasikan bahwa mereka benar-benar mengalami gejala depresi: 26 persen mengalami gejala ringan, 13 persen mengalami gejala sedang, dan 6 persen menyatakan mengalami gejala depresi parah.

Anak-anak mereka, berusia berkisar diantara 12 bulan sampai 4-tahun.

“Temuan ini memperkuat bahwa depresi pada para ibu, tidak terbatas pada periode pasca melahirkan dan pada kenyataannya setelah periode pasca-melahirkan, saat usia anak semakin bertambah, kelaziman depresi ibu mungkin lebih tinggi,” kata Dr Weitzman.

Para wanita tersebut kemudian dibagi. Beberapa wanita langsung menerima terapi perilaku kognitif singkat selama enam minggu atau diberikan seseorang untuk berbicara seperti dengan seorang pekerja sosial.

Para wanita yang menerima terapi perilaku kognitif tidak melihat perbaikan dalam gejala depresi mereka, namun, para wanita yang dirujuk ke seorang pekerja sosial hanya menunjukkan sedikit perbaikan, jika ada.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa mengidentifikasi seorang ibu dengan depresi dapat dimulai sejak ke dokter anak. Selagi anak diperiksa, dokter dapat meminta ibu menjawab serangkaian pertanyaan.

Meskipun hal ini dapat membantu mengidentifikasi masalah, pengobatan pada wanita yang kurang terlayani, sedikit lebih menantang.

Laporan menyarankan, perempuan dalam kesulitan ekonomi ini, lebih kecil kemungkinannya untuk memasuki dan memperoleh perawatan, yang mana mengapa Weitzman percaya bahwa temuan dari penelitian ini sangatlah penting: Perawatan kognitif  langsung adalah penting bagi ibu yang dinyatakan tidak akan mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan.

“Pengobatan singkat langsung di tempat dapat membantu mengurangi gejala depresi pada ibu, dan juga dapat meningkatkan perspektif tentang perilaku anaknya,” kata Dr Weitzman.

Sumber : http://psychcentral.com/news/2010/05/01/maternal-depression-eased-with-brief-treatment/13406.html

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s