Resisten ?

27/08/2010

Saat diberi nasihat, apakah Anak kita bersikap resisten ?

Jika ya, berarti ada yang salah dengan “cara” kita menyampaikan rasa sayang, sehingga maksud baik kita dipersepsikan sebagai kata kata yang menyakitkan perasaannya atau menyalahkan dirinya.

Terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan agar pesan sampai :

  • Apakah kita telah memilih waktu yang tepat saat menyampaikan maksud baik kita ? Jika perlu, minta waktu dan kesediaan dirinya untuk membicarakan persoalan, tidak sambil SMS ataupun nonton TV
  • Apakah kita telah menjelaskan tujuan dan maksud baik kita memberi nasihat ? Misal : “Mama sayang sama nanda, Mama bermaksud mengajarkan nanda mandiri, namun jika dirasa memaksakan kehendak, Mama minta ma’af.”
  • Apakah kita memberi cukup ruang untuk dirinya membela diri ? Sudahkah kita meminta penjelasan mengapa ia tidak melakukan apa yang kita minta ataupun mengapa ia melanggar kesepakatan bersama ?
  • Apakah kita memberi cukup kesempatan untuk dirinya memperbaiki kesalahan ? Misal, “Ok, untuk kali ini Papa ma’afkan, tetapi Papa minta pada kesempatan berikutnya sudah diperbaiki.”
  • Apakah kita berfokus pada pesan, bukan pada kesalahan ? Misal, “Mama lebih suka nanda tepat waktu dan Mama percaya.” Ucapkan hal tersebut sebelum kejadian.
  • Kita tetap dapat mengungkapkan kekhawatiran dan kekecewaan kita tanpa perlu menyalahkan dirinya. Misal, :” Mama khawatir dengan kesehatan Nanda.” Mama kecewa nanda melanggar kesepakatan yang telah dibuat bersama.”

Ingin Cepat Berubah ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s