Tidak mudah bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan, mendapatkan kualitas tidur yang sama dengan sebelumnya.
Hal tersebut disebabkan oleh sering terbangunnya sang ibu pada malam hari, mengikuti “bangun-tidur”nya sang jabang bayi karena merasa haus ataupun pipis (tidur terfragmentasi).
Akibatnya, walau rata rata jumlah -7,2 – jam tidur layak dapat dicapai, namun mereka sulit mendapatkan kualitas tidur yang dibutuhkan akibat jumlah jam tidur restoratif, tidak cukup.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu dipertimbangkan beberapa hal :
– bekerja sama dengan suami, khususnya saat mengganti popok bayi
– ada saatnya sang bayi tidur cukup lama pada siang hari, ikutlah tidur, untuk memperbaiki kualitas tidur Anda, bukan malah mengerjakan pekerjaan lainnya
– Sadari suasana hati Anda. Kurang tidur dapat memperburuk suasana hati yang lazim dirasakan pasca melahirkan, akibat terjadinya perubahan hormonal. Untuk itu, bicaralah dengan dokter Anda.
– Jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga ataupun teman agar Anda dapat menikmati sebuah tidur yang nyenyak.
Sumber : http://www.thesleepdoctor.com/
Ingin bebas insomnia ? Klik > https://servo.clinic/alamat/