Melatonin dan Penuaan ? #1

18/11/2010

“Bangun segar dan penuh energi,” kata salah satu iklan untuk melatonin. Iklan lain mempromosikan penggunaan senyawa untuk sejumlah masalah kesehatan dari obesitas ke insomnia.

Banyak iklan yang menargetkan orang yang lebih tua dan mendorong mereka untuk menggunakan preparat melatonin komersial untuk mengembalikan tingkat kehilangan akibat penuaan.

Warga Amerika lebih tua yang melakukan, bagaimanapun, telah menanggapi premis palsu rayuan salesman, menurut hasil studi terbaru yang bertentangan dengan gagasan populer bahwa tingkat melatonin pada orang tua menurun sejalan dengan usia.

Dalam studi, National Institutes of Health (NIH)
penerima beasiswa A. Czeisler, MD, Ph.D. dan kolega di Harvard Medical School dan Brigham dan Women’s Hospital di Boston meneliti 34 orang tua yang sehat, baik pria maupun wanita diantara usia 65-81, dan menemukan bahwa tingkat melatonin malam hari mereka tidak berbeda secara signifikan dari 98 orang muda yang berusia berkisar 18 sampai 30. Penelitian yang dilakukan selama lima tahun, muncul dalam American Journal of Medicine, edisi November 1999.*

Peserta penelitian adalah peserta pengobatan gratis dan tidak menderita insomnia ataupun keluhan tidur lainnya. Mereka harus mengorbankan alkohol, kafein, nikotin dan juga diminta untuk membuat jurnal tidur.

Sebagai partisipasi mereka dalam penelitian ini, setiap orang menghabiskan waktu tiga hari dan tiga malam terisolasi dalam kondisi yang dikontrol dengan hati-hati dalam sebuah laboratorium tidur di Rumah Sakit Brigham dan Women’s.

Dalam rangka mengurangi pengaruh percobaan pada pola sekresi melatonin biasanya, peserta menjaga jadwal tidur normal mereka. Pada saat biasa, para ilmuwan mengambil sampel darah untuk menilai produksi melatonin.

“Dalam analisis kami, kami tidak menemukan perbedaan yang signifikan secara statistik, dalam konsentrasi melatonin malam hari antara orang muda dan tua, walaupun penelitian kami tidak membahas apakah terjadi perubahan tingkat melatonin setelah dekade kedelapan,” kata Dr Czeisler.

“Ini berarti bahwa pada kebanyakan orang sehat, konsentrasi melatonin dalam plasma mungkin tidak menurun sejalan dengan penuaan.”

Sumber : http://sciencedaily.com/releases/991108090055.htm

Ingin bebas insomnia ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian-susah-tidur/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s