Sebuah studi dalam jurnal Sleep edisi 1 Oktober 2010 menemukan bahwa terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur pada awal kehamilan berhubungan dengan peningkatan tekanan darah pada trimester ketiga.
Studi ini menunjukkan bahwa meningkatkan kebersihan tidur pralahir dapat memberikan manfaat penting kesehatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik rata-rata pada trimester ketiga adalah 114 mm Hg pada wanita normal yang dilaporkan sendiri dari durasi tidur malam sembilan jam di awal kehamilan, 118,05 mm Hg pada wanita yang dilaporkan tidur enam jam atau kurang per malam, dan 118,90 mm Hg pada wanita dengan durasi tidur malam 10 jam atau lebih pada awal kehamilan.
Tekanan darah setelah penyesuaian untuk pembaur potensial seperti usia, ras dan indeks massa tubuh pra-kehamilan, berarti sistolik adalah 3,72 mm Hg lebih tinggi di tidur pendek dan 4,21 mm Hg lebih tinggi dalam tidur panjang. Hasil serupa juga ditemukan untuk tekanan darah diastolik.
“Kedua durasi tidur pendek dan panjang di awal kehamilan berhubungan dengan peningkatan rata-rata nilai tekanan darah sistolik dan diastolik trimester ketiga,” kata penyelidik utama dan penulis utama Dr Michelle A. Williams, profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Washington dan co-direktur Pusat Studi Perinatal di Swedia Medical Center di Seattle, Washington.
Penelitian ini juga menemukan hubungan antara durasi tidur dan preeklampsia, suatu kondisi yang melibatkan kehamilan- induksi hipertensi bersamaan dengan kelebihan protein dalam urin.
Risiko peningkatan preeklamsia hampir 10 kali lebih tinggi (rasio odds yang disesuaikan = 9,52) di tidur yang sangat singkat yang memiliki durasi tidur malam kurang dari lima jam selama awal kehamilan.
Secara keseluruhan, sekitar 6,3 persen dari peserta didiagnosis baik dengan preeklamsia atau hipertensi kehamilan yang diinduksi tanpa proteinuria.
Sumber : http://sciencedaily.com/releases/101001105151.htm
Ingin bebas insomnia ? KLIK > https://servo.clinic/alamat/