Memilih Jurusan ?

Idealnya, memilih jurusan atau mau kuliah di fakultas apa dan dimana, sudah “dikenali” sejak kecil.

Itu sebabnya semakin dini dan sering seorang anak  “bersentuhan” dengan lingkungan yang diinginkan entah itu disengaja atau tidak, semakin dekat dirinya dengan masa depannya.

Namun jika peran orang tua untuk memperkenalkan “masa depan” sulit diharapkan, apalagi jika ybs. memiliki pendidikan ataupun wawasan yang terbatas, mengapa tidak kita sendiri mencarinya.

Bukankah informasi mengenai “masa depan” saat ini sudah sangat berlimpah dan dapat digali dengan mudah melalui internet, koran, toko buku dsb.

Adapun hal hal yang perlu dipertimbangkan antara lain :

  1. Pastikan bidang yang dipilih benar benar bidang yang disukai. Minat yang besar membuat Anda merasa sedang berekreasi atau bersenang senang, sehingga semua dimensi usaha seperti dimensi waktu, tenaga, biaya dan pikiran menjadi tidak terbatas. Tidak usah heran jika Anda dapat dengan mudah menjadi yang terbaik di bidang tersebut.
  2. Apapun jurusan yang Anda sukai adalah baik. Anda tidak usah terlalu khawatir dengan peluang kerja Anda di masa datang, karena selalu ada lowongan pekerjaan bagi yang terbaik.
  3. Jika mungkin, lakukan kunjungan ke fakultas ataupun universitas yang diinginkan. Rasakan suasana kampusnya, bernafaslah dengan udaranya, sentuh semua yang ada dengan panca indra Anda. Kalau Anda sedikit gila, mintalah ijin untuk merasakan kehangatan bangku kuliahnya, elus elus tekstur kayunya, cium bau pliturnya dsb.
  4. Temui orang orang yang berhasil dari fakultas tersebut. Mintalah mereka bercerita tentang pengalaman pribadi ataupun petualangan petualangan konyol yang mereka alami. Semakin konyol dan “nyeleneh” ceritanya, semakin timbul rasa suka Anda karena terbukti mereka berhasil.
  5. Dapatkan silabus kuliah dari fakultas tersebut, atau paling tidak dari fakultas sejenis. Biarkan Anda memiliki gambaran umum tentang ruang lingkup mata pelajaran apa saja yang nantinya Anda pelajari. Tujuannya agar Anda memiliki gambaran mental tentang seberapa besar dan luas usaha yang harus Anda siapkan.
  6. Gali lebih jauh tentang ruang lingkup pekerjaan apa saja yang sesuai dengan Fakultas Anda. Rajin rajin melakukan browsing di internet, ke toko buku, biarkan diri Anda memiliki proyeksi dimana nantinya Anda akan bekerja, dengan siapa Anda akan bekerja, ngapain saja dan potensi pengembangan jika nantinya Anda ingin menjadi seorang karyawan, profesional ataupun usahawan.

Siapa yang mengalami juga ? KLIK > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

6 pemikiran pada “Memilih Jurusan ?

  1. Saya lulusan teknik elektro,, sekarang sedang berkerja di instansi pemerintah sebagai tenaga sukarela ,, karena tidak lulus2 juga pd pengangkatan PNS saya nekat kuliah S2 jurusan manajement keuangan daerah (MM) krn sesuai dng bidang pekerjaan saya saat ini,, apakah langkah saya ini benar,,apakah ijazah S2 saya akan bermanfaat bg karir saya nantinya ,,saya mohon koment bpk, trims

    • Apapun pendidikan yang dipilih, sejauh makin memperluas wawasan dan kompetensi akan tetap berguna, paling tidak meningkatkan sistematika berpikir Anda.

      Yang penting tetapkan bidang yang ingin Anda tekuni / raih seawal mungkin, sehingga dapat menjadi cetak biru kesuksesan Anda di kemudian hari dan bersifat akumulatif.

  2. saya sekolah di smk dan sekarang sudah kelas 3. kebetulan saya masuk jurusan listrik tapi saya merasa bingung mau melanjutkan kuliah di jurusan listrik karena yang saya alami di masa SMK ini bukan jurusan minat bakat saya.
    saya malah berminat meneruskan ke fakultas psikolog,ekonomi atau akutansi yang berbau IPS.

    saya sekarang bingung apakah mungkin bisa nerusin di jrusan IPS atau adakah yang mempunyai pengalaman yang hampir sama dengan saya dan bgmana ceritanya?
    tolong beri tips dan motivasi untuk mempertimbangkan hal sperti itu? dan bagaimana solusi nya?
    terimakasih 🙂

  3. Nama saya lidya,sekarang saya duduk dikelas 11.
    Saya skrg bingung banget,saya pengen ngelanjut kuliah di F.perminyakan Itb,tapi orang tua saya gx nyetujuin saya untk ngelanjutin kesana,mereka lbih pengen saya ambik FKIP,Tp jujur,saya gx bs ngajar,alasan mereka kalau itb jauh dan byk lah alasan mereka(saya tggal di pekanbaru,riau),jd gmana ya,lbh baik ngikutin kedua org tuaku,atau ngelanjutin keinginan,kasi tau dong tips yakinin org tua?

    • Ada banyak alasan kenapa orang-tua suka memaksakan kehendak kepada anak antara lain masalah biaya, takut anak salah pergaulan dsb.

      Untuk ini tanyakan ke orang-tua, apa yang menjadi kekhawatiran mereka, lalu beri jaminan bahwa Lidya bisa menjaga diri sekalipun jauh dari orang-tua.

      Jika perlu minta bantuan guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) ataupun kepala sekolah untuk meyakinkan bahwa Lidya bersedia menjadi yang terbaik di bidang yang Lidya sukai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s