Benci Macet ?

04/03/2011

Apakah akhir akhir ini Anda merasa enggan ke kantor dan jika di jalan Anda jadi gampang cemas, panik, takut, terburu-buru, leher tegang/kaku, sering berdebar debar, sering membunyikan klakson, mudah marah dan sering terlambat tiba di kantor ?

Begitu pula saat pulang kerja, apakah Anda mengalami perasaan negatif yang sama saat berangkat, merasa sangat lelah saat tiba di rumah, malas berbicara dengan anggota keluarga, bawaannya pengen langsung tidur, walau Anda merasa tidak memiliki masalah keluarga ataupun pekerjaan ?

Jika ya, besar kemungkinan Anda mengalami kelelahan kronis akibat terus menerus terpapar dengan sumber stres (baca : jalan macet).

Akibatnya Anda menjadi rentan mengalami fobia macet / benci macet / takut macet yang dapat dipicu oleh hal hal yang sepele seperti sakit perut atau pengen pipis diperjalanan, terjebak di tengah rel kereta, kendaraan mogok, konflik dengan sesama pengguna jalan, tindakan kejahatan di persimpangan jalan, kecelakaan di jalan raya, telat sampai bandara, meeting penting batal dsb.

Hal ini tentu saja dapat mengganggu produktifitas / karir Anda di kantor, mengganggu hubungan komunikasi dengan keluarga, kehilangan minat dengan pasangan, enggan bersosialisasi dengan tetangga dsb.

Untuk itu yang dapat Anda lakukan adalah mulai menerapkan manajemen diri guna menghadapi jalanan macet seperti berangkat lebih awal dari biasanya, istirahat yang cukup, pipis sebelum berangkat, menyediakan makanan kecil, menyiapkan pakaian ganti, memastikan bahan bakar selalu penuh.

Jika mungkin, usulkan ke atasan penerapan flexi-time di kantor, penggunaan jasa antar jemput atau supir, hingga kemungkinan lain seperti pindah pekerjaan ke lokasi terdekat atau pindah kota.

Hindari kebiasaan buruk yang dapat menurunkan stamina tubuh seperti junk food, merokok, alkohol, begadang atau kegiatan tidak penting lainnya seperti menunda pekerjaan, main game, dugem, chatting dsb. dan mulai membangun kebiasaan baik seperti belajar relaksasi/tafakur, olah raga ringan, tidur lebih awal dsb.

Bagaimana jika semua hal tersebut di atas tetap tidak membantu ? Sebaiknya terapi !

Siapa yang sudah merasakannya ? Klik > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s