Peran Personal Coach dalam Meniti Karir ?

Sudah menjadi hukum alam, semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin yang menerpa !

Demikian pula dengan pekerjaan, semakin tinggi jabatan seseorang, semakin sedikit waktu buat keluarga, semakin banyak musuh yang menyerang, semakin besar tanggung jawab yang dipikul, semakin kuat godaan korupsi/wanita, dsb.

Akibatnya Anda jadi semakin gampang tegang dan waspada karena jadi semakin sering dituntut untuk menyusun perencanaan strategis dan membuat keputusan penting dalam waktu singkat. Hal ini tentu saja semakin meningkatkan resiko kesalahan yang dapat Anda perbuat.

Itu sebabnya semakin tinggi jabatan seseorang, semakin diperlukan kemampuan pengendalian emosi yang baik, keterampilan menentukan skala prioritas, manajemen diri/problem solving, manajemen resiko dan terbebas dari hambatan pribadi seperti gangguan kecemasan, insomnia, gampang panik dsb.

Di sisi lain, sudah menjadi fitrah manusia pula bahwa dirinya tidak dapat tegang terus menerus, sehingga sering tanpa disadari memerlukan sarana pelepas ketegangan (katarsis) mulai dari yang paling aman seperti suka beribadah, hobi golf, aktif di kegiatan sosial, koleksi lukisan, karaoke hingga yang beresiko seperti punya WIL, dugem, NAPZA, korupsi, penyalah-gunaan wewenang dsb.

Perlu disadari, khusus untuk sarana katarsis yang agak nyerempet-nyerempet bahaya tsb., tidak saja beresiko mempermalukan keluarga namun juga dapat menghancurkan kembali semua pencapaian yang sudah dirintis dengan susah payah dan dalam waktu yang lama.

Untuk menghindari resiko tsb. di banyak negara maju, sudah menjadi kelaziman, semakin tinggi jabatan seseorang, semakin diperlukan seorang profesional pendamping / personal coach guna menjaga agar ybs. selalu berada pada kontrol emosi terbaik, selalu berada pada trek yang seharusnya yang dulu di Indonesia lazim tampil sebagai penasihat spiritual, dukun karir dsb.

Peran personal coach dalam hal ini meliputi terapis emosional, sahabat keluarga, memberikan opini humanis/spiritual, namun tidak terlibat dalam urusan pekerjaan/pengambilan keputusan, sehingga ybs. tetap fokus pada pencapaian dan terhindar dari jebakan karir/kenyamanan semu/fatamorgana.

Siapa yang sudah merasakannya ? Klik > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s