Mengatasi Was-Was ?

Kita semua tentu pernah mengalami rasa was-was atau khawatir dalam hidup.

Perasaan tersebut sering muncul pada waktu yang tidak kita inginkan dan kadang sulit untuk dikendalikan. Biasanya berhubungan dengan prasangka negatif bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk atau yang tidak kita inginkan.

Denis Waitly dalam bukunya Seeds Greatness (1983) memaparkan satu hasil penelitian yang mengejutkan.

  • 60% kekhawatiran kita tidak berdasar. Ketakutan tsb. tidak pernah jadi kenyataan
  • 20% kekhawatiran kita terfokus pada masa lalu
  • 10% kekhawatiran kita disebabkan hal-hal sepele yang tidak menghasilkan perbedaan dalam hidup kita
  • 10% sisanya, hanya empat sampai lima persen ketakutan yang dianggap beralasan.

Hasil statistik tsb. menunjukkan bahwa 95% kehidupan kita menjadi tidak produktif karena waktu atau energi dihabiskan hanya untuk menanggapi hal yang sia-sia berupa rasa was-was.

Dengan demikian semakin pasti bahwa rasa was was tsb. hanyalah prasangka negatif kita yang disebabkan oleh adanya kesenjangan antara kebutuhan akan sebuah kepastian dengan situasi yang tidak atau belum mungkin dikendalikan seperti pikiran orang lain, musibah ataupun hasil.

Cara menghilangkan was-was ? Cukup dengan diabaikan, berfokus pada hal hal yang mungkin dikendalikan dan sisanya serahkan pada sang Pencipta.

Masih sulit juga ? Sebaiknya di terapi !

Ingin bebas was-was ? Klik > https://atomic-temporary-10061447.wpcomstaging.com/kesaksian/

2 pemikiran pada “Mengatasi Was-Was ?

  1. Salam kenal.

    Terima kasih sebelumnya, sudah sekitar 10 tahunan lebih saya merasakan hal ini, kadang hadir kadang hilang.

    Sebenarnya saya sadar mungkin ini adalah suatu penyakit, tapi saya sering kalah olehnya, tapi saya terus berusaha mengatasinya, meskipun sering babak belur, bingung dan malah tidak karu karuan. Saya sering berfikir mungkin hanya saya saja yang mengalaminya.

    Begini pak, jika saya tidak suka terhadap seseorang, maka apapun yang saya lakukan termasuk rencana, cara kerja, hasil kerja, sampai urutan waktu dan apapun bentuknya, pokoknya ada kaitannya dengan orang tersebut, saya merasa jalan saya salah atau tidak sah atau tidak mantap. Sampai saya menulis tulisan ini, saya berfikir jika saya tidak mempunyai masalah ini, mungkin saya tidak tau artikel ini dan mungkin juga jalan saya ini tidak sah, bingung.

    Saya sering bolak-balik mencari dimana dan dari mana untuk memulai titik jalan yang benar, supaya hati saya tidak was was, itupun sering masih belum benar. Jadi maju salah, mundur salah. Saya khawatir lama lama bisa stres pak.

    Mohon jawabannya pak, matur suwun.

    • Hambatan pribadi bukanlah suatu penyakit.

      Semua perasaan negatif yang dirasakan, hanyalah sinyal tubuh yang sedang memberitahukan, bahwa ybs., berada pada arah yang salah dalam merespon persoalan yang datang.

      Adapun penyebabnya bisa bermacam macam, namun yang lazim ditemukan disebabkan oleh pengalaman buruk di masa lalu, pola asuh yang buruk, masalah yang tidak selesai, persepsi yang keliru dsb.

      Sebaiknya di terapi !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s