Mengakui Kelemahan Diri Sendiri ?

Ada yang lebih penting dengan pandangan yang seimbang mengenai diri sendiri yaitu mampu menerima kelemahan diri sendiri.

Achilles, pahlawan dalam mitologi Yunani, ketika lahir oleh ibunya dicelupkan ke dalam sungai Styx,  untuk melindungi dirinya dari bahaya.

Namun saat dipegang ibunya, ternyata air sungai tidak menyentuh tumitnya sehingga Achilles terbunuh dalam perang Troya ketika sebatang anak panah mengenai tumitnya.

Demikian pula  dengan diri kita, kita semua juga memiliki kelemahan, misal perasaan takut ditolak. Sama seperti orang tua mereka, salah satu alasan para remaja tidak mau menghadapi kelemahan : karena mereka takut dicemooh.

Mereka tidak yakin bagaimana harus bereaksi terhadap orang lain atas kelemahan mereka, mereka pikir jauh lebih mudah untuk tidak memikirkan hal yang meresahkan tsb. daripada harus menghadapi rasa tidak nyaman.

Namun, tidak seharusnya kelemahan tersebut dihadapi dengan cara melarikan diri karena menghadapinya merupakan bagian penting dari kesehatan emosional dan penghargaan diri.

Membangun penghargaan diri adalah tindakan menyeimbangkan di mana kita harus merasa senang dengan kelebihan kelebihan kita dan pada saat yang sama dapat menerima kekurangan diri kita.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin anak remaja Anda berubah ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s