Mengungkapkan Perasaan ?

Untuk dapat mengungkapkan perasaan, tidak dibutuhkan perisitiwa sedih atau krisis.

Ada banyak kesempatan dalam kehidupan sehari-hari. Ceritakan kepada anak remaja Anda mengenai kenangan-kenangan menyakitkan dari masa remaja Anda sendiri, saat saat memalukan dan kekecewaan Anda.

Cerita cerita ini adalah cara yang tepat untuk mendorongnya agar tidak begitu merasa terancam oleh perasaan dipermalukan atas kekalahan mereka. Namun camkan bahwa ada batasan-batasan tertentu yang tidak boleh dilanggar.

Detail detail mengenai perkawinan Anda, aktifitas seksual Anda dan masalah masalah pribadi orang dewasa lain, bukanlah urusan anak remaja Anda. Pastikan saat Anda berbagi pengalaman pribadi, Anda bercerita tentang bagaimana Anda berhasil mengatasinya.

Jangan ragu untuk mengekspresikan rasa takut dan keraguan Anda, tekankan bahwa semua itu wajar dalam situasi tertentu dan biarkan mereka tahu dari mana Anda memperoleh dukungan dan kekuatan batin untuk bertahan.

Lalu kenang pengalaman itu dan bicarakan tentang bagaimana Anda akan bertindak dengan cara lain, jika hal tersebut terulang kembali. Biarkan anak Anda mengajukan pertanyaan dan menanggapi cerita Anda.

Sekalipun anak remaja Anda hanya sekedar mendengarkan, ia akan memperoleh sesuatu dari pengalaman Anda.

Sumber : Dr. Neil I. Bernstein, Bagaimana Cara Membuat Anak Remaja Anda Terhindar dari Masalah dan Apa yang Harus Anda Lakukan Saat Usaha itu Gagal, 2006.

Ingin anak remaja Anda berubah ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s