Kehilangan Kepercayaan pada Suami ?

05/10/2011

Bisa jadi dugaan selingkuh ataupun peristiwa selingkuh sudah lama terjadi.

Bisa jadi pula suami Anda telah menyadari kekeliruannya, sudah meminta ma’af pada Anda dan telah membuktikannya dalam kehidupan sehari hari bahwa dirinya sudah berubah.

Namun entah mengapa, Anda sangat sulit untuk memaafkannya, walau Anda sangat ingin. Bayang bayang suami sedang berkhianat seolah terus mengikuti Anda dan yang lebih parah lagi, gairah Anda untuk berhubungan seksual jadi hilang sama sekali.

Jika demikian, hampir dipastikan Anda telah kehilangan kepercayaan pada Suami. Hal tsb. disebabkan emosi Anda telah terkunci pada peristiwa yang membuat Anda sakit hati karena merasa telah dikhianati.

Di sisi lain, karena pertimbangan anak, keluarga, melaksanakan keyakinan ataupun alasan pribadi lainnya, membuat Anda masih terus mempertahankan perkawinan.

Akibatnya kehidupan perkawinan Anda menjadi terganggu, berjarak dan seolah sedang berhadapan dengan orang asing, tidak seperti sedang berhadapan dengan kekasih yang dulu membuat Anda bersedia untuk dinikahi.

Anda jadi sangat sensitif, gampang curiga, tegang, gelisah, mudah masuk angin dan tidak jarang disertai migrain karena suami yang dulu menjadi sumber nyaman bagi diri Anda, sekarang telah berubah menjadi sumber stres bagi Anda. Apakah situasi “benci tapi rindu” ini yang menjadi tujuan Anda menikah ?

Untuk ini dengan ataupun tanpa bantuan profesional, hambatan emosi ini sebaiknya dihilangkan pada kesempatan pertama, karena beresiko pada kesehatan emosi Anda, buah hati Anda maupun kelangsungan perkawinan Anda.

Bagaimana jika saat ini telah ada terapi yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit hati Anda pada suami, tanpa harus membuat Anda merasa kehilangan kendali atas rasa nyaman Anda, mau ?

Ingin Kembali Harmonis ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

19 Responses to “Kehilangan Kepercayaan pada Suami ?”

  1. avika Says:

    iya saya juga butuh solusi kejadian seperti diatas persis seperti yg saya alami kadang saya merasa sudah tak mempunyai cinta lg untuk suami saya sakit hati ini ga bisa sembuh dgn cara apapun apalagi suami saya memang tidak ada niat untuk menyembuhkan sakit hati saya dan seperti biasa saja sperti orang yg ga pernah sama sekali menyakiti hati saya saya sudah banyak berkorban untuknya mendampinginya dlm suka dan duka tp penyakitnya yg suka sama cewe2 lain dibanding istrinya sendiri ga akan bis sembuh dulu pa dia sukses sering dilakukannya tp skrgpun dikala dia sedang turun perekonomiannya msh sama aja jd saya ga pernah sekalipun percaya mulutnya bebicara apapun bahkan saya merasa hidup serumah dgn orang yg asing dan ga saya mengerti

  2. avika Says:

    saya meras rumah tangga saya ga bisa diperbaiki lg dg cara apapun rasa hambar bahkan sering saya berpikir balas dendam dgn pebuatan suami seperti menjadi duri dlm daging saja saya yakin hati saya ga bisa seperti dulu lg setiap saat selalu terbayang di ingatan ku soal perselingkuhan itu mengejar kemanapun aku pergi setiap hari datang dan menghilangkan rasa yg dulu pernah ada kadang suka menangis sendiri rasanya tak pecaya suamiku tega sekali menghianatiku berkali2 mungkin tak terhitung aku saja yng telalu bodoh aku ingin menemukan kebahagiaanku dan ada yg bilang kepadaku jika msh jodoh pasti bertahan tp klo sudah tidak tinggal nunggu waktu yg membuktikan aku bingung dgn rumah tanga ni disisi lain aku selalu merasa disakiti tp disisi lain ingin membahagiakan anakku dgnkeutuhan rumh tangga ini bersama bapaknya tp itu kan cuma kepalsuan aku harus gmn

    • Servo Clinic Says:

      Salah satu tujuan menikah adalah menjadi sumber nyaman bagi pasangan dan hal tersebut hanya dapat diperoleh melalui sikap saling percaya dan saling menghargai satu sama lain.

      Kesalahan terbesar yang sering dilakukan banyak pasangan adalah ingin merubah sifat ataupun kebiasaan pasangan padahal sifat ataupun kebiasaan hanya dapat diubah jika ybs. menginginkannya.

      Untuk ini pastikan setiap perbedaan dibicarakan dan dipecahkan pada kesempatan pertama dan jika perlu meminta bantuan profesional.

  3. sisca Says:

    Crita d atas sm prsis dngan apa yg skrang sy alami,merasa skit hati dan trpukul ktika mngetahui suami tlah slingkuh…
    Dia sdah minta maaf dan berjanji tak akan mengulang kesalahan nya lagi,tp karna mrasa sdah d hianati sya kehilangan kepercayaan trhadap nya,sekalipun suami sya jujur sya tdak bsa prcaya bgitu sja,bla tdak ada bukti,dan sring kali curiga ktika dia tdak ada,dia sedang bersama selingkuhan nya..
    Mhon solusi nya,bagai mana cara sy menghilang kan rsa itu trims

    • Servo Clinic Says:

      Pertengkaran ataupun perselingkuhan yang terjadi di dalam keluarga, merupakan indikasi bahwa ada yang salah dengan pola komunikasi di dalam keluarga.

      Biasanya, penyebabnya ada di kedua belah pihak, karena masing pihak tidak tau cara mengungkapkan keinginan ataupun perasaannya tanpa harus membuat pasangan yang lain merasa disalahkan.

      Padahal maksud baik yang disampaikan dengan cara yang buruk, tidak hanya membuat maksud baik tsb. tidak sampai, tapi justru dapat dipersepsikan sebagai “menyalahkan” pasangan.

      Akibatnya diri kita yang seharusnya menjadi sumber nyaman bagi pasangan kita, dapat berubah menjadi sumber stres bagi pasangan kita.

      Hal ini tentu saja berpotensi membuat pasangan mencari sumber nyaman lainnya, tergantung dari subjek mana yang dipilih.

      Jika ybs. menemukan sumber nyamannya pada subjek rokok, maka jadilah ybs. kecanduan rokok dan jika sumber nyamannya ditemukan dalam sosok lawan jenis, maka jadilah ybs. kecanduan selingkuh.

      Begitu pula sebaliknya dengan diri kita, jika kita menemukan rasa nyaman dalam bentuk rasa cemburu atau sakit hati, maka kitapun dapat mengalami apa yang disebut sebagai kecanduan cemburu atau kecanduan sakit hati.

      Jadi dengan ataupun tanpa bantuan terapis, temukan penyebab mengapa komunikasi antar pasangan tidak berjalan baik.

  4. Ulil Says:

    Saya bangeetttt susah curia ikut kmn2,smp saya berpikirnsy sdh gilaaa,saya kadang benci melihat wanita malam type2 wanita perusak,kalau liat type wnt seperti itu rs benci sama suami muncul lagi,sy mau donk solusinya thanks sorry email g betul yg ke2 by_….

    • Servo Clinic Says:

      Berharap suami berubah ataupun tidak adanya wanita pengganggu adalah untung-untungan, namun jauh lebih pasti jika kita yang menyediakan diri untuk berubah.

      Sebaiknya diterapi !

  5. Someone Says:

    Saya dan suami tanpa ada pacaran terlebih dahulu sebelum menikah….saya juga tidak mencintainya tapi saya berusaha menjadi seorang istri dan ibu.

    Saya bisa move on dari mantan saya, tapi suami saya belum move on dari masa lalunya. Didalam masa perkawinan sampai detik ini 8 tahun belum dikarunia anak, saya mengambil anak angkat yang saya ambil dari bayi sekarang sudah berumur 4 tahun.

    Kepercayaan saya hilang, suami memang tidak selingkuh fisik tapi selalu menghayalin mantan kekasihnya saat berhubungan intim dan kata kata itu saya dengar langsung dari bibirnya sehingga dia kalau mau berhubungan dengan saya tidak tega merasa bersalah…

    Betapa terkejutnya saya….saat mendengar itu…saya dan suami jarang berhubungan intim dan kehidupan saya setelah mengetahui itu saya melayani sekedarnya. Sakit hati berkepanjangan, dendam, sekarang saya lebih sensitif, suka marah, saat berhubungan perasaan itu suka timbul dan tidak semangat. Terkadang pingin pisah, tapi inget anak……bingung cari solusinya belum bisa memaafkan..

    • Servo Clinic Says:

      Sulit melupakan mantan kekasih dengan selingkuh adalah dua hal yang berbeda.

      Terbukti suami berani bicara terus terang dan merasa bersalah kepada Anda. Bisa jadi cuma karena suami tidak tau cara untuk melupakan mantan kekasihnya, sehingga terbawa pada hubungan yang paling pribadi dengan Anda.

      Jadi sebaiknya dibicarakan berdua dan jika perlu meminta bantuan profesional.

  6. Chakra Says:

    sedaaapppp sekali cerita2 ini….
    laki2 memang suka begitu, tapi tdk semua laki2….
    saya sendiri mengalami hal yang sama, tapi saya laki2 … justeru malah isteri aq yang selalu petantang petenteng ketika saya sedang bekerja, menjalin selingkuh dengan laki-laki lain…padahal apa yang tidak saya berikan…cinta? harta? waktu? semua nya saya berikan sesuai kemampuan saya…
    saya katakan kalau memang sudah tidak suka dg saya sebagai suami saya suruh utk mengajukan gugatan ke PA…. tapi malah diam aja tidak berbuat apa2, sudah diam tapi kelakuanya tidak juga berubah…kalau ditanya selalu berbohong, diberikan kepercayaan berkhianat…diberi amanah ingkar….
    padahal dia menjalankan ibadah…tapi ingkar, bohong, khianat sudah seperti makanan buat dia…(ini persepsi saya) berdasarkan apa yg saya lihat dan saya rasakan.
    saya ingatkan dengan kata2 baik tidak didengar, saya ingatkan dengan kata2 tidak baik malah semakin menjadi2, saya pukul….malah membenci saya …saya hentikan nafkah hanya satu bulan tp tdk memberikan pelajaran buat dia. sampai sekarang ini semua masih saya penuhi tapi dianya tidak mau menjalankan kewajiban sebagai seorang isteri…mengasuh anak..melayani suami, dan menghentikan perbuatanya.
    saya hampir mati rasa jika tak mengingat anak2…..
    apa pendapat kalian wahai sdr2 ku…kaum hawa?
    dan tuan pengelola servo clinic…..
    saya mohon dengan hormat pendapatnya, dan bagaimana cara memperbaiki sikap dan sifat yang demikian….
    keluarga yang sukses adalah keluarga yang mampu memperbaiki keadaan dari kelam menuju iman.
    tks.

    • Servo Clinic Says:

      Dalam sebuah konflik, terdapat dua variabel yang berperan yaitu cara berkomunikasi dan persepsi.

      Kita tidak akan pernah bisa mengubah orang lain menjadi seperti yang kita inginkan, kecuali ybs. sendiri yang menginginkannya.

      Yang bisa kita lakukan hanyalah menyempurnakan cara menyampaikan keinginan sehingga ybs. mengira keinginan pasangan adalah keinginannya sendiri.

      Sebaiknya hubungi profesional.

  7. Meitybunga Says:

    Iya.saya pun merasakan hal yg sama.penghiyanatan suami susah skali utk dilupakan.walaupun dia sdh mnt mf.mau nya dia.sdh lupakan kesalahan dia.dengan mudah nya dia bicara seperti itu.bagai mana kalo posisi nya di blk. Apa dia sanggup.menerima kenyataan
    .aku coba ukt lawan perasaan sakit hati ini..tapi rasa nya ggl.krn dampak dari perselingkuhan itu.keharmonisan.rasa hormat ku terhadap nya hilang.stiap hari.dihantui rasa yg tdk nyaman lg dalam rumah tangga ini. Kita slalu ribut sampai pukul” lan.+lagi rasa sakit hati.disaat dia kasar terhadap ku.membayakan dengan slingkuhan nya dia sayang”an.rasa nya sdh tak layak lagi rmh tangga ini di pertahakan.tapi berat skali ingin pisah dari nya. Rasa takut.rasa merasa tdk sanggub tampa nya.kecewa.rindu.cinta.smua jadi 1..keputusan apa yg hrs aku ambil.agar tdk ada penyesalan nantinya.. Tlg saran nya (servoclinic)

    • Servo Clinic Says:

      Keberhasilan dari sebuah rumah tangga salah satunya ditentukan oleh kemampuan masing masing mengkomunikasikan perbedaan sifat, kebiasaan, minat dsb.

      Kesalahan terbesar yang sering terjadi dalam komunikasi antar pasutri justru dari keinginan salah satu atau kedua belah pihak yang ingin menyeragamkan pasangannya. Akibatnya salah satu atau kedua belah pihak kehilangan jati-diri dan mencari zona nyaman di luar dari pasangannya.

      Sebaiknya kedua belah pihak bersama-sama menghubungi profesional atau paling tidak salah satu yang paling siap.

  8. rena Says:

    saya seorang istri, yang hilang kepercayaan kepada suami saya, dia benar2 berbohong dan menghianati saya, dia tergila2 dengan wanita berandalan bahkan suami saya diperas sampai habis segalanya, dulu saya pernah minta bercerai tapi suami sya tidak mau dan memohon2, setelah saya maafkan kemudian terjadi lagi, wanita itu datang lagi ke kehidupan suami saya dan mencoba membujuk suami saya untuk meninggalkan saya, suami sayapun tergoda lagi olehnya, saya harus bagaimana? apa harus saya tinggalkan saja? tapi banyak orang berkata saya harus sabar karena itu tidak akan lama terjadi, namun yang saya takutkan suami saya akan menceraikan saya dan memilih perempuan itu.

    • Servo Clinic Says:

      Saat pasangan mulai “neko-neko”, lakukan introspeksi diri, apakah kita telah kehilangan keunikan atau jati-diri yang dulu membuat suami kita terpesona ?

      Sebaiknya diterapi. Silahkan hubungi S.E.R.V.O® Clinic.

  9. Lina Says:

    Malam minggu kemarin sempat jalan” sama suami.
    pas lagi duduk diCafe suami asik sms’an.
    ternyata sms mantannya. Ngajak ketemu di Cafe ..
    saya sakit hati banget liat suami saya seperti itu. Tapi saya coba Ambil Positifnya saja. Mungkin ada urusan lain atau apa. Dan seterusnya suami saya sering keluar malam . Saya semakin Curiga apa dia Bertemu sma Mantan Pacarnya lagi ..
    Hingga saat ini saya masih RAgu Untuk percaya Kepadanya.
    Apa karna Terlalu sakit Hingga Saya seperti ini
    saya Sempat Berfikir Ingin Bertemu Sama mantan saya.
    tapi saya Memikirkan Perasaan suami Saya . Pasti dia akan Merasakan apa yang saya rasakan sekarang. Dan saya Mencoba Buang jauh” Fikiran seperti itu.
    Suami saya Sering Berbohong. BAgaimana MenghadapiNya.
    pengen Bohongi dia Juga. Tapi Kepikiran Anak saya. Apa lagi sekarang Lagi Hamil 5 bulan. Saya takut Nyakitin Hati suami. Tapi Kenapa dia Tidak Pernah Mikir Perasaan istrinya. Apa karna Ada wanita lain di luar sana. Saya Pribadi Ingin Merasakan rumah tangga yang harmonis. Tapi saya Tidak pernah Merasakan itu semua. Terima kasih

    • Servo Clinic Says:

      Sebaiknya ungkapkan isi hati Anda ke suami dan katakan bahwa Anda melihat ada hal yang tidak wajar pada akhir-akhir ini yaitu seringnya ybs. keluar malam.

      Minta klarifikasi, apakah kepergiannya tsb. untuk urusan pekerjaan atau urusan selain pekerjaan.

      Katakan bahwa Anda tidak berkeberatan jika keluar malam suami memang untuk urusan pekerjaan, namun jika menyangkut wanita lain Anda merasa kecewa.

      Hindari untuk melakukan tindakan balasan karena itu justru dapat memperburuk keadaan.

      Tawarkan ke suami tentang kemungkinan untuk bersama sama meminta bantuan profesional.

  10. gugun.renggana Says:

    Selama ini saya telah berbuat dosa pada istri saya,telah lalay mendidik istri sehingga saya jauh dari ibadah, sekarang istri minta cerai padahal dia masih sayang,kmi udah di karunia anak perempuan satu.tapi saya sekarang sudah merasakan lalay dan jauh beribadah kepada tuhan.sekarang saya tidak mau berpisah/cerai dengan istri saya.karna saya mau bertobat karna tuhan,skrng saya mau memulai kembali dari awal memperbaiki semua kesalahan saya tapi istri saya tetap mau cerai, gimana solusi terbaik nya?

    • Servo Clinic Says:

      Yang bisa mengubah pendirian istri Anda cuma Allah SWT dan dirinya sendiri, sedang yang bisa Anda lakukan adalah berdoa dan berikhtiar.

      Ikhtiar yang bisa Anda lakukan adalah mengubah sikap dan perilaku Anda dengan ataupun tanpa bantuan profesional. Untuk keperluan mediasi, mintalah bantuan dari pihak-pihak yang dihormati oleh kedua belah pihak seperti mertua, kakak ipar, ulama ataupun lembaga penasihat perkawinan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s