Kenapa Mudah Tertipu ?

26/04/2013

Sering kita baca di media, banyak orang yang menjadi korban penipuan.

Korbannya cukup beragam mulai dari ABG, ibu rumah tangga, guru, karyawan, artis, pejabat, penegak hukum bahkan tidak jarang orang yang berpendidikan tinggi.

Hal tersebut biasanya karena korban termakan janji seperti janji akan dinikahi, akan diberi pekerjaan, akan cepat terkenal, akan cepat naik pangkat, akan sembuh dari penyakit dsb. atau karena iming iming seperti telah memenangkan undian tertentu dsb.

Lalu kenapa ada orang yang mudah percaya untuk mudah ditipu ?

Secara alamiah, kemampuan manusia untuk menyaring setiap janji atau iming-iming, berbeda-beda tergantung dari pola asuh, pendidikan ataupun pengalaman yang diterima dari lingkungan sebelumnya.

Apabila ybs. sejak kecil terbiasa hidup dari lingkungan yang jujur dan mengajarkan kejujuran, maka reseptor prasangka baiknya yang tumbuh dominan, begitu pula sebaliknya.

Namun yang tidak kalah penting untuk disadari adalah bahwa apa yang menjadi pikiran, niat, maksud tersembunyi orang lain, sepenuhnya berada di luar zona kendali kita sehingga menjadi waspada ataupun berhati-hati dalam memilah dan memilih setiap janji ataupun iming-iming, sepenuhnya merupakan tanggung-jawab pribadi kita.

Cara paling mudah untuk mencegah penipuan adalah dengan mengajukan pertanyaan dalam hati “Bagaimana jika janji atau iming-iming ini adalah penipuan ? Insya Allah kita selamat !

Ingin bebas dari trauma penipuan ? KLIK > http://servoclinic.com/kesaksian/

Iklan

One Response to “Kenapa Mudah Tertipu ?”

  1. bramfishar Says:

    Reblogged this on Jagolila Mandiri.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s