Patah Hati ?

06/05/2013

Tidak seorangpun suka jika mengalami patah hati.

Ibarat sebuah peperangan, patah hati menempatkan seseorang pada posisi pecundang atau kalah perang sehingga timbul perasaan tidak nyaman seperti perasaan tidak layak, tidak diterima, tidak diinginkan atau tidak dihargai karena harapannya gagal atau karena cintanya ditolak.

Padahal tidak ada jaminan bahwa hasil yang dicapai akan selalu sesuai dengan harapan ataupun hasil yang diinginkan, melainkan tergantung dari seberapa besar usaha yang telah kita lakukan dan keberuntungan yang kita miliki.

Ketidak-siapan seseorang untuk menerima resiko penolakan ataupun kegagalan, berpotensi menghambat produktifitas seseorang, karena pertumbuhan emosinya menjadi terganggu akibat patah hati.

Untuk ini, cara pencegahan paling mudah adalah sejak awal memasukkan resiko penolakan ataupun kegagalan sebagai sebuah konsekwensi.

Bebas Patah Hati ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s