Kesuksesan yang Tertunda ?

19/08/2014

Pada dasarnya manusia dirancang sempurna oleh Tuhan sehingga berpotensi sukses.

Rujukan :

  • As Sajdah (32) ayat 7 : Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.
  • As Sajdah (32) ayat 9 : Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

Uniknya, manusia tidak dirancang untuk langsung “sukses”, melainkan melalui suatu proses pembelajaran dimana ybs. harus melewati berbagai ujian (suatu keniscayaan) berupa beberapa variabel ketidak pastian seperti pikiran orang lain, pola asuh, pola pendidikan, sistem, budaya, musibah dsb.

Rujukan : Al Baqarah (2) ayat  155 : Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.  Dan berikanlah berita gembira kepada orang orang yang sabar.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah “sabar” yang seperti apakah yang dimaksudkan ayat tersebut agar kesuksesan dapat dicapai ?

Pengalaman terapi menunjukkan bahwa letak persoalannya justru bukan pada apakah “hasil”, sudah atau belum “sesuai” dengan yang ingin dicapai, melainkan justru lebih pada “cara” kita “mensikapi” hasil itu sendiri.

Apakah saat hasil sudah “sesuai” dengan rencana, membuat kita menjadi lalai (baca : lupa diri) ? Ataukah saat belum berhasil justru membuat kita menjadi bangkit dan terus menyempurnakan diri ?

Jadi yang dimaksud sabar dalam ayat tersebut adalah “kesediaan untuk terus menyempurnakan diri” bukan cuma menunggu keberuntungan.

Ingin anak mandiri ? KLIK > https://servo.clinic/kesaksian/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s